Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Untung Alamsyah  Raih Gelar Magister di Program Studi Administrasi Bisnis

Laporan  Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

(pps.fisip.unpad.ac.id, 17/07/2024) Bandung – Rabu, 17 Juli 2024 (13.00), Program Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan Ujian Tesis, pada kesempatan ini Untung Alamsyah yang merupakan mahasiswa pada Program Studi Magister Administrasi Bisnis, resmi menyandang gelar Magister Administrasi Bisnis (M.A.B) di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang Tesis.

Tesis yang diujikan menurut Untung Alamsyah. Warehouse Management System (WMS) adalah sistem manajemen gudang yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola operasional gudang secara otomatis dengan mengelola berbagai aktivitas di gudang dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model Sistem Manajemen Gudang (WMS) yang paling efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi inventaris. Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Penerapan WMS berdampak positif terhadap produktivitas dengan menyederhanakan operasi gudang, meningkatkan organisasi produk, pengambilan barang, proses pengisian ulang, dan akurasi penghitungan stok. Transisi dari WMS yang dialihdayakan ke WMS internal menunjukkan peningkatan produktivitas yang moderat namun terdapat peningkatan substansial dalam akurasi stok. Sebelum memilih WMS, analisis biaya-manfaat harus dilakukan, dengan mempertimbangkan biaya pengembangan, pelatihan, dan biaya peralatan. Dukungan teknis juga harus dipertimbangkan ketika memilih WMS yang dialihdayakan untuk memastikan kelangsungan operasional. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi produktivitas dan keakuratan stok di perusahaan logistik Fast-Moving Consumer Goods (FMCG). Evaluasi dan penelitian yang cermat akan membantu pemangku kepentingan memilih alternatif WMS yang paling sesuai untuk memenuhi tujuan operasional gudang mereka secara efektif.

Berdasarkan pengujian statistik menggunakan aplikasi Excel spreadsheet dan hasil wawancara, maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan beberapa temuan utama sebagai berikut;

1) Perusahaan logistik FMGC di Palembang telah menerapkan tiga model WMS yaitu, WMS Manual, WMS yang dikembangkan oleh fihak ketiga (Outsource) dan WMS yang dikembangkan mendiri (Inhouse).

2) Implementasi komprehensif dari Sistem Manajemen Gudang (WMS) terbukti memberikan dampak positif terhadap produktivitas. Ini memperkenalkan berbagai kemudahan dalam manajemen gudang, seperti penempatan produk yang lebih terorganisir, pengambilan barang yang efisien, pengisian kembali yang cepat di lokasi pick face, dan pelaksanaan prosedur penghitungan stok yang terorganisir dan sistematis. Peningkatan-peningkatan ini tidak hanya mempercepat operasi tetapi juga menjamin keakuratan.

3) Penerapan WMS terbukti sangat signifikan pengaruhnya terhadap stok akurasi, faktor utama yang mendukung peningkatan akurasi stok dalam setiap proses adalah adanya panduan dari WMS yang mengarahkan operator gudang ke lokasi produk, dalam hal peletakan, pengambilan, pengisian kembali, serta meminimalisir potensi kesalahan hitung dalam proses stok opname.

4) Transisi dari WMS outsource ke WMS inhouse terbukti memberi meningkatkan produktivitas, dengan tingkat signifikansi moderat yang mengindikasikan dampak yang terukur. Namun, WMS inhouse justru memberikan peningkatan yang lebih substansial dalam akurasi stok. Ini menunjukkan bahwa adopsi manajemen pengelolaan gudang secara internal melalui WMS inhouse dapat lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas, sementara secara bersamaan

menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam ketepatan dan keakuratan pengelolaan stok.

5) Keputusan untuk menerapkan sistem WMS, baik dalam bentuk outsource maupun inhouse, menandai langkah strategis yang krusial dalam meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam manajemen persediaan. Investasi dalam teknologi WMS telah terbukti memberikan hasil yang substansial dalam meningkatkan akurasi stok. Dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi, perusahaan dapat mengoptimalkan produktivitasnya.

6) Implementasi kedua system WMS ini secara bersamaan berperan penting dalam memastikan manajemen stok yang lebih akurat dan efisien, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan reliabilitas data stok. Dalam konteks operasional, organisasi yang menerapkan kedua sistem ini dapat mengharapkan peningkatan yang signifikan dalam akurasi manajemen stok, yang membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dan pengelolaan persediaan yang lebih efisien. Meskipun ada faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi akurasi stok, hasil uji statistik menmbuktikan hubungan yang kuat antara penggunaan WMS dan peningkatan akurasi stok.

Sidang Tesis dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Anang Muftiadi, SE., M.Si, Ketua Tim Pembimbing/Penguji.  Dr. R. Anang Muftiadi, SE., M.Si Anggota Tim Pembimbing /Penguji. Prof. Dr. Hj. Ria Arifianti, S.IP., M.Si.  serta tim Penguji yang terdiri dari. Prof. Dr. Mohamad Benny Alexandri, SE., M.M, Dr. Herwan A Muhyi S.IP., M.Si.  Dr. Nenden Kostini, S.E., M.Si .Tesis yang disusun berjudul “Penerapan Pengendalian Persediaan Produk Tas Dompet Handphone pada CV Wallts”. yang dinyatakan lulus dengan predikat “Pujian”

Selamat atas diraihnya gelar Magister Administrasi Bisnis  kepada Untung Alamsyah. Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.

Sumber : pps.fisip.unpad.ac.id