Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Ingin Tahu Sejarah FISIP Unpad? Cek Dulu Yuk!

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad) berdiri pada tanggal 13 Oktober 1958, dengan nama awal Fakultas Administrasi Negara dan Niaga. Saat itu, warga Jawa Barat berharap keilmuan di fakultas ini dapat merespon realitas sosial dan kemanusiaan yang dinamis di Jawa Barat. Fakultas ini dahulu berada di bawah asuhan Yayasan Pembina Universitas Padjadjaran sebagai cikal bakal FISIP.

Dua tahun kemudian, pada Agustus 1960, Fakultas ini dikukuhkan dengan nama Fakultas Sosial dan Politik (Sospol). Fakultas Sospol menjadi salah satu fakultas yang berada di lingkungan Unpad. Lalu, pada Desember 1983, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Fakultas Sospol menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) hingga sekarang.

FISIP telah dipimpin oleh beberapa dekan, di antaranya Prof. Iwa Koesoemah Soemantri, Prof. Kabullah Widjayaamiarsa, Dudi Singadilaga M.PA., Prof. R.S. Soeria Atmadja, Drs. Suwardi Wiriatmaja., Drs. A.D. Nasution., Prof. R.D.H. Koesoemaatmadja., Dr. Muchtar Affandi, Drs. R. Kosasih Purawisastra, Prof. Djadja Saefullah., Drs. A.D. Djuhana, Prof. Kusnaka Adimiharja, Dr. Tachjan, Prof. Asep Kartiwa, Dr. Arry Bainus, dan saat ini Dr. R. Widya Setiabudi.

Sekarang, FISIP Unpad memiliki delapan departemen, empat program studi sarjana terapan, delapan studi program sarjana, satu program studi di luar kampus utama, delapan program studi magister dengan empat konsentrasi, dan delapan program studi doktor dengan lima konsentrasi.

FISIP telah menorehkan berbagai prestasi dari segi pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, juga prestasi mahasiswa. Hal ini merupakan hasil dari kolaborasi dari berbagai pihak yang ada di FISIP.

FISIP juga gencar melakukan banyak kerja sama di bidang pembelajaran dan riset dengan berbagai institusi. Saat ini, FISIP terus berupaya dan berkomitmen meningkatkan prestasi dan membangun international collaborative government dengan berbagai pihak. Hal itu dilakukan untuk merespon perubahan dan mencapai keunggulan di bidang ilmu sosial dan ilmu politik.

Di masa pandemi Covid-19, FISIP Unpad menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi digital. Hal ini berdasarkan kebijakan Rektor Unpad agar kegiatan perkuliahan dan lainnya yang biasa di adakan di kampus dapat menyesuaikan dengan tatanan baru.