Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Rethorika Berthanila Raih Gelar Doktor di Program Studi Administrasi Publik

Laporan : Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 12/10/2023] Bandung – Kamis, 12 Oktober 2023 (10.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Rethorika Berthanila yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Administrasi Publik resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovenda dilahirkan di Pandeglang pada tanggal 07 Januari 1974 dari pasangan Bapak H. Usun Asmuni dan Ibu Hj Yoyoh Baroroh sebagai anak kedua dari sembilan bersaudara. Pernikahannya dengan Abdul Wahid, S.Sos. dikaruniai 3 (tiga) orang anak yaitu Fauzan Adzima, Umar Ali Ulhaq dan Sayyidah Nisaaul Aalamiin. Riwayat Pendidikan : Pendidikan SD diselesaikan pada tahun 1985 di SDN Teladan Nelayan I Labuan, SMP diselesaikan pada tahun 1989 di MTsN II Pandeglang, SMA diselesaikan pada tahun 1992 di MA Mathlaul Anwar Pusat Menes. Jenjang pendidikan Sarjana Administrasi Publik diselesaikan pada tahun 1996 di STIA Maulana Yusuf Banten, Program Magister diselesaikan tahun 2011 di Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, dan pada semester ganjil tahun akademik 2019/2020 masuk kuliah Program Doktor Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Bandung. Riwayat Jabatan/Pekerjaan, pada saat ini Promovenda menjabat sebagai sekretaris program studi administrasi negara dan Dosen Tetap pada Prodi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya.

Disertasi yang diujikan menurut Rethorika Berthanila, Pandemi Covid-19 telah menyebabkan kerusakan tidak hanya pada ekonomi global tetapi juga sistem pendidikan. Lebih dari 100 negara telah menerapkan penutupan sekolah yang mempengaruhi sekitar 1,3 miliar siswa diseluruh dunia (UNESCO, 2020). Sebagai tanggapan, sebagaian besar negara telah beralih ke pembelajaran jarak jauh/online dalam waktu singkat.

Indonesia tidak terkecuali, semua institusi pendidikan di tanah air beralih ke pembelajaran online/jarak jauh pada Maret 2020 berdasarkan keputusan pemerintah, melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19. Satuan Pendidikan, dan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Pada Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Dari kebijakan tersebut, seluruh sekolah di Indonesai diwajibkan melaksanakan proses belajar mengajar dari rumah, tujuannya untuk memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan Pendidikan pada masa Covid-19, melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan, memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali. Di Kota Serang kebijakan pembelajaran dari rumah telah berlangsung sejak 16 Maret 2020 dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Nomor 005/1830/Dispendikot/2020 tentang pelaksanaan BDR selama KLB Covid-19.

Implementasi program belajar dari rumah selama pandemi memiliki dampak yang signifikan pada pendidikan. Ini melibatkan perubahan dalam metode pengajaran, manajemen kerja dan tuntutan inovasi pembelajaran pada aspek metode, media, dan proses pembelajaran menjadi suatu kebutuhan yang memaksa guru, siswa dan orang tua untuk mengembangkan cara pandang dan tindakan baru dalam pembelajaran.

Komponen lain yang diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas pelaksanaan pembelajaran daring adalah kinerja guru. Kinerja guru merupakan gambaran proses dan hasil kerja guru yang dicapai terkait dengan tugas yang didasarkan pada tanggungjawab profesionalnya dalam mengelola pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan selama pandemi Patahuddin (2022) dan Hadiati (2022).

Berdasarkan observasi awal, terdapat permasalahan umum yang terkait dengan implementasi program belajar dari rumah selama kejadian luar biasa Covid-19, diantaranya kurangnya kesiapan satuan pendidikan dalam pemenuhan sarana dan prasarana program BDR, terbatasnya penggunaan teknologi dalam pelaksanaan BDR, pengawasan yang belum optimal. Beberapa penelitian sebelumnya yang dijadikan rujukan diantaranya, (Hafilda & Susila,

2022), Rauhaus (2022), Gofen & Lotta (2021) J. Kim (2020), Rigianti (2020) (Adedoyin & Soykan, 2020). (Rashid & Yadav, 2020), Ionescu et al. (2020); Mladenova, Kalmukov, & Valova (2020); Müller et al. (2021).

Rumusan masalah penelitian ini akan menggambarkan dan menganalisis seberapa besar pengaruh Implementasi program BDR selama KLB Covid-19 dan inovasi pegawai melalui

publik service motivation terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan mempelajari, menganalisis fenomena pengaruh Implementasi program BDR selama KLB Covid-19 dan inovasi pegawai melalui publik service motivation terhadap kinerja pegawai.

Manfaat penelitian dari aspek teoretis dapat menambah khasanah keilmuan dibidang ilmu administrasi publik dan berupaya menemukan solusi-solusi empiris secara kaidah ilmiah dan memiliki relevansi terkait dengan tema penelitian. Dari aspek praktis adalah memberikan kontibusi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang untuk melakukan pengembangan model belajar hybrid, mengintensifkan pelatihan keterampilan teknologi dan digitalisasi kepada guru, peningkatan fasilitas dan infrastruktur teknologi sehingga dapat membantu menghadapi situasi belajar dari rumah dan penyelenggaraan pendidikan dimasa yang akan datang.

Studi ini menggunakan : teori implementasi kebijakan Edward III (Hafilda & Susila, 2022) faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi (1) komunikasi, (2) sumber daya, (3) disposisi, (4) struktur birokrasi, teori inovasi pegawai Im, Campbell and Joeng (2016) inovasi diukur dengan tiga faktor : (1) Kreatif, (2) responsif (3) sumberdaya, teori public service motivation Perry and Wise (1990) dalam Zhu & Wu (2016) meliputi :

(1)       Ketertarikan terhadap pembuatan kebijakan publik; (2) Komitmen terhadao kepentingan publik; (3) Perasaan simpati atau kasih sayang; (4) Sikap pengorbanan diri dan teori kinerja pegawai menurut Koopmans et al., (2014) dalam Astuti et al., (2023) dikur melalui efektivitas dan efisiensi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantititaif yaitu merupakan pendekatan untuk menguji teori objektif dengan menguji hubungan antar variabel, pada gilirannya dapat diukur dengan menggunakan instrumen, sehingga data jumlah dapat ditulis dengan menggunakan prosedur statistik (Creswell & Creswell, 2018).

Pengolahan data kuantitatif menggunakan SEM AMOS (Structural Equation Modeling). Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua jenis yaitu Analisis deskriptif dan Analisis model pengukuran.

Populasi pada penelitian ini adalah guru SMP di Kota Serang sebanyak 1323. Untuk menentukan besarnya sampel yaitu menggunakan tabel Krejcie sehingga jumlah sampel menghasilkan 297 orang.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang. Dr. Drs. H Heru Nurasa, M.A , Ketua Promotor. Dr. Dra., Rita Myrna, M.S. Anggota Tim Promotor , Prof. Drs., H.A. Djadja Saefullah M.A., Ph.D.. Prof Dr. Hj. R. Ira Irawati., M.Si . serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP., M.Si , Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A, Dr. Mas Dadang Enjat Munajat, S.Si., MTI., Ph.D Representasi Guru Besar Prof. Dr. Arry Bainus., M.A. Disertasi yang disusun berjudul” PENGARUH IMPLEMENETASI PROGRAM BELAJAR DARI RUMAH (BDR) SELAMA KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) COVID-19  DAN INOVASI PEGAWAI MELALUI PUBLIK SERVICE MOTIVATION TERHADAP KINERJA PEGAWAI”. yang dinyatakan lulus dengan predikat “Memuaskan”

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Rethorika Berthanila Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.

 

Sumber : pps.fisip.unpad.ac.id