Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Eha Saleha Raih Gelar Doktor di Program Studi Administrasi Publik

Laporan : Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 13/07/2023] Bandung – Senin, 13 Juli 2023 (13.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Eha Saleha  yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Administrasi Publik resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovenda lahir di Curup Bengkulu tanggal 10 Juli 1982, Putri ke enam dari Bapak Sueb Hi Jangarik dan Ibu Hadija (alm). Promovenda mempunyai suami bernama Darus Salam SP dan dikarunia 1 (satu) orang putri bernama De Hashinah Ellysia.

Riwayat Pendidikan:

  1. Pendidikan SD di tempuh di SDN 4 Talang Benih Rejang Lebong Bengkulu diselesaikan tahun 1995
  2. SMPN 1 Curup Rejang Lebong Bengkulu diselesaikan tahun 1998
  3. SMUN 1 Curup Rejang Lebong Bengkulu diselesaikan tahun 2001
  4. Jenjang pendidikan Sarjana (S1) administrasi negara diselesaikan tahun 2005 di Universitas Lampung,
  5. Jenjang pendidikan S2 Magister Ilmu Administrasi Publik diselesaikan tahun 2014 di Program Pascasarjana Universitas Bengkulu.
  6. Sejak tahun 2018, Promovenda mengikuti pendidikan Program Doktor Administrasi Publik pada Universitas Padjadjaran, Bandung.

Riwayat Pekerjaan

Saat ini promovenda merupakan dosen administrasi public Pada Fakultas Hukum Ilmu Social Dan Ilmu Politik Universitas Terbuka

Disertasi yang diujikan menurut Eha Saleha, Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi yang memiliki 39 kantor unit diseluruh Indonesia dan 1 kantor unit UT luar negeri dengan jumlah mahasiswa terbanyak dimiliki oleh UT Jakarta sejumlah 19.129 di 2019 saat ini menjadi 48.671 ditahun 2023. Memiliki 51 orang pegawai harus melayani ribuan mahasiswa yang masuk tanpa seleksi secara akademis maupun maupun seleksi melek teknologi menjadi tantangan kepemimpinan perempuan di UT Jakarta. Minimnya jumlah staf tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa yang harus dilayani mulai dari registrasi, tutorial, ujian sampai dengan wisuda. Naumn Dengan kerja keras kepemimpinan perempuan di UT Jakarta berhasil meraih penghargaan sebagai kantor unit terbaik pertama (1) di tahun 2018 dan terbaik ke dua (2) di tahun 2019. Keberhasilan kepemimpinan UT Jakarta tersebut menjadi hal yang menarik untuk dikaji lebih dalam melalui penelitian ilmiah dengan titik penekanan pada kepemimpinan perempuan Universitas Terbuka (UT)-Jakarta  yang berhasil menjadikan kantor unit meraih predikat terbaik pertama di tahun 2018 dan ke dua di tahun 2019 se-Universitas Terbuka”

Berbagai isu personal dan professional dari internal dan eksternal kepemimpinan direktur perempuan, manager, Ka. Subbag TU, PJ kantor unit UT merupakan bagian dari fenomena yang membayangi kepemimpinan perempuan di sektor publik. Fenomena tersebut tidak jauh berbeda dengan fenomena kepemimpinan perempuan diperguruan tinggi Indonesia sampai dengan tahun 2019 terdapat 12 orang perempuan yang telah menjadi rektor (0,21%) dari 4.741 perguruan tinggi

Penelitian kepemimpinan perempuan di perguruan tinggi terdahulu banyak yang meneliti tentang kuantitas, struktur, fungsi, peran dan budaya kepemimpinan perempuan diperguruan tinggi umum diantaranya Ballenger J (2010), Jackson, D. F. (1990), Karen A. Longman (2018), Schwartz, R. A (1997), Aiston, S. J., & Yang, Z., (2017), Sam Hwan Joo (2017).  Sedangkan penelitian gaya kepemimpinan perempuan di perguruan tinggi juga di amati sejumlah peneliti diantaranya gaya kepemimpinan fleksibel adaptif (Lopez Yanez & Sanchez Moreno, 2008), gaya transformasional dan transaksional (Duren, 2013) gaya partisipatif dan transformational (Valverde, 2011) serta gaya androgini (Simatupang, 2009). Sedangkan penelitian kepemimpinan yang mengamati perilaku pemimpin perempuan di perguruan tinggi Amerika, Inggris dan Australia di teliti oleh oleh Gallant, A. (2014), Bryman A (2007), Dunn, D., Gerlach, J., & Hyle, A. A (2014), Catherine C.W. & Molly, H.W (2009), Limerick, B dan Anderson (1999).

Namun belum ditemukan penelitian yang menyoroti lebih dalam tentang kepemimpinan perempuan di perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang memiliki paradigma penyelenggaraan pembelajaran  baru (Inglis, A. & Ling, P. & Joosten, 1999) yang berbeda dengan perguruan tinggi konvensional terutama meneliti tentang keberhasilan kepemimpinan dan faktor-faktor yang mendukung serta menghambat keberhasilan kepemimpinan perempuan sehingga penelitian ini akan menjadi hal yang baru (state the art).

Selain itu penelitian kepemimpinan Perempuan masih jarang ditemui menggunakan gabungan teori dan konsep dari share leadership (Pearce, & Wood & Wassenaar, 2018, p.641), Personal dan professional (Tiao, 2006), dan Nurture (Lippa, 2005).

Adapun desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus, yang melibatkan berbagai sumber. Teknik wawancara dilakukan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kepemimpinan perempuan di UT Jakarta, mulai dari direktur perempuan, manager UT Jakarta, Ka Subbag TU, dan staf pimpinan UT Jakarta. Namun dengan terjadinya covid 19, proses pengambilan data banyak dilakukan hanya dengan wawancara via telepon dengan 15 informan

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr.Drs. Heru Nurasa, M.A, Ketua Promotor Prof. Ida Widianingsih,S.IP., M.A. PhD Anggota Tim Promotor.  Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si, Dr, Mas Halimah, S.IP., M.Si serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari,  Dr. Drs. H. Entang Adhy Muktar, M.S, Dr. Drs.  Heru Nurasa, M.A. Dr. Dedi Sukarno, S.IP., M.Si Representasi Guru Besar Prof. Dr.Sri Zul Chairiyah, M.A disusun berjudul KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI UNIVERSITAS TERBUKA JAKARTA”. yang dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan”

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Eha Saleha  Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.

 

Sumber : pps.fisip.unpad.ac.id