
Laporan Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad
[pps.fisip.unpad.ac.id, 15/07/2024] Bandung – Senin , 15 Juli 2024 (09.30), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Suparman yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Peminatan Administrasi Bisnis resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.
Promovendus dilahirkan di Sukoharjo pada tanggal 19 Januari 1975 dari pasangan Bapak Manto Suwarno(Alm) dan Ibu Juminem sebagai anak ke enam dari 8 bersaudara. Pernikahannya dengan Tri Rahayu telah dikaruniai 4 (empat) orang anak yaitu Fajar(Alm), Salman Al Farizy Sukmawan, Salsabilla Amalia, dan Zubari Al Mualikli.
Disertasi yang diujikan menurut Suparman, Penelitian ini membahas sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor ini berkontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong sektor produktivitas lainnya. Pada tahun 2019, sektor Parekraf menyumbang Rp 280 triliun terhadap devisa negara dan menyerap 13 juta tenaga kerja. Hal ini menunjukkan betapa vitalnya sektor ini bagi perekonomian nasional. Namun, pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif besar pada sektor ini. Penurunan drastis kunjungan wisatawan dan pendapatan devisa hampir 80% menunjukkan betapa rentannya sektor Parekraf terhadap krisis global. Kondisi ini memaksa pemerintah dan pelaku industri untuk melakukan berbagai upaya penyelamatan.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menyelamatkan sektor Parekraf dari keterpurukan. Salah satu langkah yang diambil adalah peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap keamanan dan kenyamanan saat berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong pelaku industri untuk beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi situasi yang sulit ini. Studi menunjukkan bahwa adaptasi, inovasi, dan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri adalah kunci untuk bertahan di masa pandemi.
Penelitian ini menyoroti pentingnya informasi lengkap dan akurat bagi wisatawan, pengelola industri pariwisata, dan pemerintah dalam mengambil keputusan dan menetapkan kebijakan untuk meningkatkan pariwisata. Wisatawan membutuhkan informasi untuk merencanakan perjalanan mereka, sementara industri pariwisata dan pemerintah memerlukan sistem informasi yang baik untuk pengambilan keputusan yang mendukung promosi pariwisata, kemitraan dengan stakeholder, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian ini juga akan menguji hubungan antara Service Quality, Destination Image, Destination Trust, dan Revisit Intention di Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, dengan menggunakan konsep-konsep dari Grand Theory Consumer Behavior, Theory of Reasoned Action (TRA), dan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk memahami perilaku konsumen dalam konteks pariwisata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memotivasi konsumen untuk kembali mengunjungi objek pariwisata, dengan menekankan pentingnya kualitas layanan, citra destinasi, dan kepercayaan terhadap destinasi dalam mempengaruhi niat kunjungan ulang wisatawan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 hipotesis yang diajukan, 6 di antaranya berpengaruh signifikan. Analisis mengungkap bahwa Service Quality tidak berpengaruh signifikan terhadap Revisit Intention dan Destination Image, serta Destination Image tidak dapat memediasi pengaruh Service Quality terhadap Destination Trust dan Revisit Intention. Destination Trust ditemukan sebagai determinan penting dalam model penelitian ini, terutama dalam konteks Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol. Pengunjung yang mayoritas berusia antara 21 hingga 30 tahun dan sebagian besar adalah mahasiswa, sangat dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap destinasi serta ketersediaan dana. Temuan signifikan lainnya mencakup variasi psikologis dalam menghadapi wahana, keterbatasan akses terhadap wahana tertentu, kendala finansial yang mempengaruhi frekuensi kunjungan, dan peningkatan jumlah pengunjung pada hari libur yang menyoroti pentingnya manajemen kapasitas. Keseluruhan temuan ini menunjukkan bahwa Kualitas Layanan tidak secara langsung memengaruhi Niat untuk Berkunjung Kembali, melainkan dipengaruhi oleh faktor psikologis, keyakinan, dan sikap individu pengunjung.
Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si, Ketua Promotor . Dr. Drs. Iwan Sukoco., M.Si, Anggota Tim Promotor Dr. Drs. H. Bambang Hermanto., M.Si, Rivani, S.IP., M.M., DBA, .serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Arianis Chan, S. IP., M.Si, Dr. Tetty Herawati,S.I.P, MSi. Dr. Drs. Rusdin Tahir, M.Si.Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H.,S.A.P., M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “SERVICE QUALITY SEBAGAI DETERMINAN REVISIT INTENTION MELALUI DESTINATION IMAGE DAN DESTINATION TRUST PADA OBJEK WISATA DUNIA FANTASI TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL JAKARTA UTARA PADA TAHUN 2020 – 2023” yang dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan” Selamat atas diraihnya gelar Doktor kepada Dr. Suparman. Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.
Sumber : pps.fisip.unpad.ac.id