SUMEDANG, FISIP UNPAD – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menjadi pembicara dalam kuliah umum bertajuk “Jaga Rawat Jawa Barat: Kolaborasi Kampus, Polri, dan Generasi Muda Membangun Jawa Barat yang Aman, Maju, dan Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Pusat Studi Kepolisian di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran, Kamis (20/8/2026).

Dalam kuliah umum tersebut, Kapolda Jabar mengajak civitas academica dan generasi muda untuk mengambil peran dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan sosial di Jawa Barat. Menurutnya, Jawa Barat terus berkembang melalui pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, serta pembangunan yang membuka berbagai peluang baru.
Namun, di tengah perkembangan tersebut, Jawa Barat juga masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti pencurian kendaraan bermotor, begal, penyalahgunaan narkoba, gangguan sosial, hingga penyebaran hoaks dan provokasi di ruang digital.

Kapolda Jabar menjelaskan bahwa kejahatan tidak lahir dari satu penyebab. Persoalan tersebut berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari kondisi sosial dan ekonomi, keluarga, lingkungan, kesempatan, hingga faktor-faktor pemicu lainnya.
Karena itu, menjaga keamanan Jawa Barat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara berbagai unsur, termasuk perguruan tinggi, kepolisian, dan generasi muda, diperlukan untuk menghasilkan pemahaman dan solusi yang lebih komprehensif.
“Menjaga Jawa Barat tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi dan generasi muda harus menjadi bagian dari solusi,” demikian pesan yang disampaikan dalam kuliah umum tersebut.
Dalam konteks tersebut, keberadaan Pusat Studi Kepolisian di FISIP Unpad diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan kepolisian. Pusat studi tersebut membuka ruang bagi pengembangan diskusi dan penelitian untuk menghasilkan gagasan yang dapat mendorong lahirnya kebijakan serta solusi nyata bagi masyarakat.
Kapolda Jabar menekankan bahwa semangat “Jaga Rawat Jawa Barat” tidak hanya berbicara mengenai upaya menjaga keamanan. Lebih dari itu, semangat tersebut juga mengandung upaya untuk merawat berbagai potensi yang dimiliki Jawa Barat serta membangun masa depannya secara bersama-sama.

Melalui kolaborasi antara kampus, Polri, dan generasi muda, berbagai persoalan kontemporer diharapkan dapat dikaji secara lebih mendalam dengan menggabungkan pengalaman praktis di lapangan dan pendekatan akademik. Hasilnya diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kuliah umum ini sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara Unpad dan Polda Jawa Barat. Kehadiran Pusat Studi Kepolisian di FISIP Unpad diharapkan menjadi ruang untuk mengembangkan riset, diskusi ilmiah, serta rekomendasi kebijakan dalam menjawab berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di masa depan.
(Cowriting : CG)