Tiga Mahasiswa Administrasi Publik FISIP menjadi juara III dalam Konferensi Internasional di Universitas Airlangga Surabaya

Tiga mahasiswa Program Studi Administrasi Publik FISIP Unpad berhasil menjadi juara III dalam konferensi Tingkat Nasional di Surabaya, mereka adalah Regi Pratama Putra angkatan 2017, Rashif Shiddiq angkatan 2017 dan Puspa Dwiputri angkatan 2017.

Mereka mengikuti acara konferensi Indonesian Association For Publik Administration (IAPA) Student Competition “Innovation in Public Sector”, awal keterlibatan mereka di kompetisi tersebut: “kita mendapatkan informasi dari Program Studi yang memberitahukan bahwa IAPA mengadakan kompetisi, dan kebetulan dari tema kompetisi tersebut sangat cocok dengan penelitian yang pernah kami lakukan, dan akhirnya kami tertarik dan akhirnya kami submit penelitian kami yang telah kami buat sebelumnya dan akhirnya setelah 1 minggu kita mendapatkan pengumuman bahwa kita lolos untuk mengikuti rangkaian kompetisi berikutnya di Universitas Airlangga Surabaya”.

“Jadi pada waktu itu kami mengirimkan artikel yang berbasis penelitian, artikel ini merupakan tugas mata kuliah kami yang kami kembangkan menjadi penelitian.”

Waktu di Surabaya yang lolos ada 8 tim dengan format kita presentasi di ruang tertutup langsung di depan peserta lainnya dan juri dimana setelah kita presentasi juri dan pesertanya lainnya memberikan pertanyaan-pertanyaan bagi presenter. Acara tersebut dibagi 2, ada yang student dan ada yang Pasca. Dan Alhamdulillah akhirnya kami berhasil mendapatkan juara III

Judul dari penelitian/presentasi mereka adalah “Bandung Command Center, Cihampelas Skywalk sebagi Inovasi dalam mengatasi kemacetan Kota”. mereka melakukan penelitian Bandung Command Centre sebagai  Decision Support System, sebagai support untuk mendukung keputusan dari Bapak Walikota Bandung, “karena bapak Walikota melihat di jalan Cihampelas itu macet, dari BCC itu akhirnya beliau mempunyai inovasi untuk membuat Cihampelas Skywalk. Data-data dari BCC itulah yang akhirnya membuat ide untuk membangun Cihampelas Skywalk.”

Menurut Manajer Kemahasiswaan Dr. Hery Wibowo, S.Psi., M.M. beliau mengatakan “inilah contoh dari mahasiswa, yang mempunyai prestasi dimana prestasinya itu didukung dari kegiatan perkuliahannya.”

(oleh: HeryW dan ImamS Humas FISIP Unpad)

Pengumuman Beasiswa Paragon Technology and Innovation 2017/2018

BEASISWA YANG DIADAKAN OLEH PARAGON TECHNOLOGY AND INNOVATION 2017/2018

 

BEASISWA PRESTASI

PERSYARATAN:

  1. Pendaftaran Online ke alamat Students.unpad.ac.id
  2. Mahasiswa Semester 5 Program Sarjana (T.A. 2017/2018)
  3. IPK 3,30
  4. Fotokopi KTM
  5. Fotokopi KTP
  6. Fotokopi Buku Tabungan
  7. Form Pengajuan Beasiswa (download di http/tinyurl.com/beasiswaprestasi)
  8. Transkrip Nilai Semester 4
  9. Sertipikat Prestasi Akademik/Non Akademik
  10. Essay dengan tema “Kontribusi untuk Indonesia

 

Keterangan: Seleksi Berkas >

Wawancara > Tes Tertulis

 

BEASISWA PEMBERDAYAAN

PERSYARATAN:

  1. Pendaftaran Online ke alamat Student.unpad.ac.id
  2. Mahasiswa Semester 3 Program Sarjana (T.A. 2017/2018)
  3. IPK2.80
  4. Fotokopi KTM
  5. Fotokopi KTP
  6. Fotokopi Buku Tabungan
  7. Form Pengajuan Beasiswa (download di http/tinyurl.com/beasiswapemberdayaan)
  8. Transkrip Nilai Semester 4
  9. Surat Keterangan Tidak Mampu
  10. Bukti Penghasilan Orang Tua (Slip gaji/pernyataan penghasilan orang tua bermaterai

 

Keterangan: Seleksi Berkas dan

Wawancara

 

BEASISWA PEMBERDAYAAN

PERSYARATAN:

  1. Pendaftaran Online ke alamat Student.unpad.ac.id
  2. Mahasiswa Semester 7 Program Sarjana (T.A. 2017/2018)
  3. IPK Minimal 3.00
  4. Fotokopi KTM
  5. Fotokopi KTP
  6. Fotokopi Buku Tabungan
  7. Form Pengajuan Beasiswa (download di http/tinyurl.com/beasiswaTA)
  8. Lampiran Transkrip Nilai Kumulatif s.d Semester 6
  9. Surat Pernyataan sedang mengerjakan Tugas Akhir
  10. Proposal Tugas Akhir (hanya BAB I dan BAB III.

 

Keterangan: Seleksi Berkas >

Wawancara dan Tes Tertulis

 

BERKAS BEASISWA DISERAHKAN KE URUSAN KEMAHASISWAAN FISIP UNPAD PALING LAMBAT TANGGAL 20 SEPTEMBER 2017.

ATAS PERHATIANNYA DIUCAPKAN TERIMA KASIH

Sahabat dari kecil, senang Catur dan bersama-sama menjadi Atlet Catur, akhirnya dipertemukan di FISIP Unpad

Pada Acara Ootrad (Olimpiade Olahraga Tradisional) Unpad FISIP Unpad mengirimkan Kontingen untuk mewakili FISIP dalam cabang olahraga U-Camaintian (Catur Beregu) salah satu wakil dari dua wakil FISIP Unpad adalah mahasiswi yang kebetulan mereka adalah Atlet catur dari masing-masing daerahnya.

Ketiga Mahasiswi  yang bernama Dewi Fortuna KS angkatan 2017, Fania Vindi AP angkatan 2017, dan Arlisa Sepfita AP angkatan 2015  dulunya berasal dari Bogor, mereka merupakan sudah bersahabat dari kecil dan bersama-sama  berhasil menjadi Atlet Catur di daerahnya.

Tanpa direncanakan terlebih dahulu, walaupun pada saat SMA mereka berbeda-beda sekolah tapi pada akhirnya mereka bertemu kembali di FISIP Unpad. Arlisa Sepfita lebih dahulu masuk Program Studi Administrasi FISIP Unpad angkatan 2015, dan disusul juniornya yang lebih muda Dewi Fortuna yang masuk ke Program Studi Kesejahteraan Sosial dan Fania Vindi masuk ke Program Studi Administrasi Publik FISIP Unpad pada tahun 2017

“kami tidak ada rencana masuk FISIP padahal dari kami ada anak IPA, tapi pada akhirnya Kebetulan banget kami dipertemukan kembali di FISIP Unpad, ”,

Dewi Fortuna, yang merupakan Atlet catur dari Bandung, “saya dulu melihat kakak saya yang sering memenangkan kejuaraan dari catur sehingga saya tertarik pada catur, sehingga makin lama makin tekun dan saya akhirnya merasa bahwa catur ini adalah bidang saya, sementara rekannya Fania Vindi yang juga atlet catur dari Bandung“ dari kecil memang sudah latihan karena memang ayah saya pelatih catur”, sedangkan Arlisa Sepfita yang merupakan Atlet Catur dari Bogor tertarik karena catur karena Pamannya dan sepupunya adalah seorang pelatih dan atlet catur, akhirnya saya “Keceplung” dan ikut menjadi Atlet Catur.

Ketiga Atlet tersebut “diutus” sebagai kontingen FISIP Unpad dalam cabang olahraga U-Camaintian (Catur beregu), dan berhasil menjadi juara I pada acara tersebut.

“Kami senang banget dan merasa bangga mewakili FISIP Unpad. Dan Alhamdulillah kami berhasil menjadi juara I”

Mereka Berpesan, “ Sebisa mungkin kita berkontribusi untuk Fakultas, Prestasi bisa dari mana saja bukan saja dari Akademik tapi dari Non Akademik juga bisa Olahraga maupun Kreativitas,“

(Oleh ImamS dan HeryW Humas FISIP Unpad)

Sosialisasi dan Pelatihan PKM (Program Kreativitas Masyarakat) oleh Manajer Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Unpad

Selama rentang waktu seminggu, sejak tanggal 7 September 2017, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran telah mengadakan dua kali pelatihan penyusunan proposal Program Kreativitas Mahassiwa. Hal ini dilakukan untuk mengejar target jumlah proposal mahasiswa pada Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2018.

Program pelatihan ini khususnya ditujukan kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik angkatan 2017. Adapun isi pelatihan dititikberatkan pada filosofi dasar Program Kreativitas Mahasiswa, tantangan kehidupan lulusan perguruan tinggi di masa depan, dan secara lebih khusus adalah pengenalan beragam jenis program Kreativitas Mahasiswa.

Sepanjang acara mahasiswa terlihat antusias mengikuti penjelasan yang diberikan oleh Manajer Akademik dan Kemahasiswan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Pada sesi acara tersebut, juga diberikan beberapa kali simulasi (games) yang bertujuan untuk mengeluarkan sisi kreativitas terbaik dari mahasiswa. Sebagaimana diketahui bahwa program PKM memang menitikberatkan pada ide dan gagasan yang mengandung nilai kreativitas tertinggi.

Sejumlah rangkaian pengenalan maupun pelatihan pembuatan proposal Program Kreativitas Mahasiswa, direncanakan ada digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sepanjang bulan September ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tanggal penutupan akhir pengunggahan proposal.

Badan Eksekutif Mahasiswa maupun Himpunan Mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, juga tidak ketinggalan membuat berbagai program yang bertujuan untuk mengenalkan program Kreativitas Mahasiswa ini. Terbersit harapan bahwa FISIP UNPAD dapat meraih prestasi maksimal di ajang tahunan ini.

1. Pre event sosialisasi PKM
2. Sosialisasi Akbar PKM (18 september)
3. Mentoring PKM (pembimbingan, pengarahan, pendampingan kelompok dengan tutor mahasiswa yg berpengalaman di PKM) (september s.d November akhir)

(oleh: Hery.W/Imam.S Humas FISIP Unpad, 2017)

 

 

Rita Nurhasanah Mahasiswi Antropologi Angkatan 2015, Juara Debat Internasional

Rita Nurhasanah, Mahasiswi Antropologi FISIP Unpad angkatan 2015 yang mengharumkan nama Unpad ditingkat Internasional. Pada awalnya Rita yang di amanahi sebagai Presiden English Speaking Union (ESU) Unpad menjuarai lomba debat tingkat Unpad, selanjutnya Rita menjadi octofinalist dalam ASEAN Law Student, Debate Competition, serta , National UNiversity Debatting Championship (NUDC), delegasi Unpad untuk Asia Pasific Model United Nation and Conference di Hongkong.

Rita juga diamanahi sebagai delegasi Unpad untuk United Asian Debatting Championship (UADC) di Kamboja, TOP 10 Program Pertukaran Antar-Pemuda (PPAN), liaison officer  dalam International Conference of IBRAF (OIC Broadcasting Regulation Authority Forum) yang bertugas mendampingi wakil dunia yang berasal dari Arab Saudi. Baru-baru ini Rita juga terpilih sebagai Best Contribution UKM Unpad.

Disadur dari tulisan: Ahmad Setiyaji

Sumber: Harian Pikiran Rakyat tanggal 13 September 2017

Ootrad (Olimpiade Olahraga Tradisional) ke-10 Unpad, FISIP unpad ikut memeriahkan acara ootrad Unpad dalam rangka Dies natalis Unpad ke 60

[unpad.ac.id, 9/09/2017] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad secara resmi membuka gelaran Olimpiade Olahraga Tradisional (Ootrad) ke-10 di Stadion Jati Padjadjaran kampus Jatinangor, Sabtu (9/09). Kompetisi olahraga tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-60 Unpad ini diikuti oleh civitas academica, tenaga kependidikan, mitra kerja, dan masyarakat umum.

Tahun ini secara strategis kita wujudkan apa yang telah dikomitmenkan dalam membangun budaya dan kebinekaan,” ujar Rektor saat memberikan sambutan.

Mengusung tema “Harmoni dalam Kebinekaan”, Ootrad ini merupakan refleksi dari tema besar Dies Natalis ke-60 Unpad yaitu “Sinergi Unpad dan Jawa Barat untuk Indonesia”. Ragam kebinekaan ini terlihat dari diusungnya identitas budaya dari berbagai wilayah di Indonesia melalui kostum adat yang dikenakan oleh para pimpinan universitas dan fakultas.

Tidak hanya kostum adat, setiap kontingen fakultas pun menampilkan berbagai ciri khas dan seni tradisi dari beberapa wilayah di Indonesia. Sebanyak 30 kontingen provinsi diwakili berbagai fakultas, unit kerja, serta mitra unpad dan masyarakat sekitar Jawa Barat.

Pembukaan gelaran Ootrad ini dilakukan dengan beberapa rangkaian kegiatan, yaitu unjuk kebolehan pesilat Cikalong, mendorong bola dengan tongkat bersama-sama, pemutaran gasing raksasa, penyalaan obor kompetisi oleh Rektor, serta penerbangan layang-layang Unpad.

 

Ad tiga kompetisi yang digelar dalam Ootrad kali ini. Tiga kompetisi tersebut Balap Egrang, Saptalomba, dan Ucamaintian. Selain kompetisi, juga digelar festival kuliner dan penampilan seni dari berbagai daerah, serta ekshibisi permainan Perepet Jengkol khas Jawa Barat. Acara berlangsung hingga sore hari.*

Laporan oleh Arief Maulana, Erlin Elisabeth, dan Syafira Dwi Soniansi/am

sumber: http://www.unpad.ac.id/2017/09/ootrad-ke-10-unpad-digelar-dengan-mengusung-kebinekaan/

Sebagai bagian dari Universitas Padjadjaran, FISIP Unpad ikut serta memeriahkan acara Ootrad kali ini, setiap Fakultas direpresentasikan menjadi berbagai provinsi di Indonesia, dan FISIP Unpad mendapatkan Provinsi “Jawa Tengah” sebagai tema. sebagai kontingen Jawa Tengah dan ikut serta dalam acara “aleut-aleutan” FISIP Unpad dimeriahkan oleh Paguyuban Genta Sentra Mas, yang diikuti langsung oleh Dekan FISIP Unpad Dr. R. Widya Setiabudhi Sumadita, Wakil Dekan I Dr. Santoso Tri Raharjo, serta Wakil Dekan II Dr. Moch Benny Alessandri. Selain itu pula acara diikuti Para Dosen, tenaga Kependidikan dan perwakilan Mahasiswa.

Didalam acara lomba, FISIP Unpad berhasil menyabet beberapa piala, diantaranya piala Sapta Lomba yang merupakan tim gabungan dari Tenaga Kepedidikan FISIP Unpad berserta mahasiswa. FISIP Unpadpun berhasil mendapatkan  Juara I U-Camanintian ( Catur beregu) yang diwakili oleh tiga mahasiswi FISIP Unpad,begitu pula Juara II U Camaintian yang diwakili Tenaga Kependidikan FISIP Unpad, selain itupula FISIP Unpad mendapatkan predikat “terheboh” dalam atau karnaval  “aleut-aleutan” pada saat pembukaan acara Ootrad oleh Rektor Universitas Padjadjaran.

(Oleh ImamS dan HeryW humas FISIP Unpad)

Olimpiade Olahraga Tradisional Unpad, Kontingen Jawa Tengah (FISIP Unpad) / Google Photos

Kunjungan SMA BPK Penabur 7 Jakarta

Pada hari Rabu 6 September 2017, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menerima kunjungan dari SMA BPK Penabur 7 Jakarta yang beralamat di Jalan Cipinang Indah II, Pondok Bambu, Duren Sawit, RT.18/RW.3, Jakarta Timur, 13430,

Rombongan diterima oleh Manajer Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Unpad  Bapak Dr. Hery Wibowo, S.Psi., M.M. bapak Dr. Hery Wibowo memberikan penjelasan tentang gambaran umum program studi, kegiatan kemahasiswaan dan kegiatan representative yang dapat di ikuti oleh mahasiswa yang ada diFISIP, selain itu dijelaskan juga bagaimana Pintu Masuk ke Universitas Padjadjaran yaitu dengan dua cara melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Siswa dari SMA BPK Penabur 7 Jakarta tampak antusias dalam mengikuti sesi tersebut, dan banyak mengajukan pertanyaan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan proses kegiatan belajar mengajar di Universitas Padjadjaran.

Diujung acara siswa-siswa dari BPK Penabur 7 Jakarta berkeliling untuk melihat langsung kegiatan-kegiatan akademik maupun kemahasiswaan yang sedang berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)

 

Kunjungan BPK Penabur 7 Jakarta ke FISIP Unpad / Google Photos

Lomba Esai Berskala Nasional (FISIP Ideas Matter) yang diadakan Universitas Airlangga Surabaya

FISIP Ideas Matter merupakan serangkaian lomba esai berskala nasional yang diselanggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk (FISIP) Universitas Airlngga sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis FISIP Universitas Airlangga yang telah dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun berturu-turut sejak tahun 2014. Di tahun keempat pada 2017 ini, FISIP Ideas Matter kembali diselenggarakan dengan mengusung tema ‘89 Years of Sumpah Pemuda: Re- enacting Youth’s Role in Integrating Indonesia’. Pemilihan tema tersebut didasari oleh adanya fenomena yang dekat dengan pemuda khususnya sebagai mahasiswa. Pemuda adalah aset terbesar sebuah bangsa yang keberadaannya diharapkan dapat menjadi pelaku organisasi yang aktif dan produktif. Hal ini harusnya ditunjukkan dalam perilaku sehari-hari, terutama ketika menjadi civitas akademisi.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, pemuda merupakan penggerak kebangkitan dalam berbagai peristiwa, diantaranya yakni peran pemuda dalam peristiwa Rengasdengklok 1945, dan peran pemuda dalam reformasi 1998 yang membawa dampak signifikan. Sumpah Pemuda menjadi suatu alat pendorong bagi pemuda pada masanya untuk ikut bergerak dalam menjaga dan meningkatkan kejayaan Indonesia. Perlu disadari apabila perjuangan pemuda pada masa lampau yang didasari rasa cinta tanah air yang dibarengi kecerdasan intelektual, ketajaman berpikir, dan semangat pergerakan kini mulai luntur. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya jumlah pemuda yang sadar akan pentingnya membaca buku dan berdiskusi dalam menyikapi berbagai krisis sosial.

Negara Indonesia yang kini dihadapkan dengan berbagai krisis sosial, dirasa merindukan peran pemuda pada masa lampau dimana para pemuda bergerak bersama sejalan dengan makna Sumpah Pemuda pada hakikatnya. Dengan tema yang diusung FIM pada tahun ini, kami berharap hal tersebut dapat menjadi suatu landasan dalam refleksi diri para pemuda terhadap makna Sumpah Pemuda sesungguhnya agar peran pemuda untuk terus memajukan Indonesia dengan bekal kecerdasan intelektual dan ketajaman berpikir dalam melakukan berbagai gerakan yang membawa dampak positif bagi dirinya, lingkungannya dan negaranya sesuai dengan beragamnya krisis di Indonesia tidak pernah luntur.

 

TEMA DAN SUBTEMA

Tema :89 Years of Sumpah Pemuda: Re-enacting Youth’s Role in Integrating Indonesia

Subtema :

  1. Debunking Hoaxes : The urgency to reduce hoaxes in information society era
  2. Youth movement in Globalization : the urgency of millenials to take action.
  3. An effort to stop discrimination and explore equity and equality.
  4. Reducing extrimism, celebrating diversity.
  5. Social media Literacy : Knowing that a tap of your finger can change the world.
  6. Indonesia youth role in good governance : How youth can actively give their contribution in embodying a good governance.
  7. The urgency of health issues literacy.
  8. The emergence of moral and ethic education in information era

 

Untuk Informasi  lebih lanjut dapat di lihat di : http://fisip.unair.ac.id/ideasmatter

(oleh Humas FISIP Unpad ImamS dan HeryW, sumber: http://fisip.unair.ac.id/ideasmatter)

Kiat Sukses Menjadi Mahasiswa: Habiskan Jatah Gagal, Khairunnisa Della Egaputri Mahasiswa FISIP Unpad

Sebagai mahasiswa yang telah memiliki tingkat pendidikan yang cukup tinggi, secara otomatis diharuskan untuk dapat memberikan pengaruh yang positif, dan diharapkan menjadi calon intelektual muda yang tangguh serta memiliki tugas penting yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sukses menjadi mahasiswa bukan hanya memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi dan lulus tepat waktu, tetapi memiliki arti yang lebih penting daripada itu yaitu dapat  mempergunakan semua peluang dan kesempatan yang ada selama masa perkuliahan.

Masing-masing kita memiliki tujuan yang berbeda untuk menjadi mahasiswa, antara lain melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena ilmu selalu berkembang dan tidak akan pernah habis untuk dipelajari, kuliah juga untuk membanggakan orang tua, keluarga, sahabat dan masyarakat sekitar, tujuan lainnya menambah relasi dan pengalaman baik di bidang akademis maupun non-akademis, sehingga dapat melatih soft skill untuk bekal kehidupan serta karier di masa yang akan datang.

Untuk mencapai semua tujuan tersebut, sebagai mahasiswa harus memiliki sikap tanggung jawab, komitmen, dan konsisten dalam mengambil keputusan. Apabila keputusan tersebut baik, maka menjadi mahasiswa yang sukses akan terealisasi.

Untuk menjadi “SUKSES” itu adalah pilihan, apakah kita ingin menjadi sekadar penonton, atau menjadi sang pemain, ingin menjadi seorang pemenang, atau seorang pecundang? Karena sesungguhnya, pilihan untuk menjadi sukses ada di dalam diri kita sendiri, apakah kita bersedia melakukan hal-hal yang orang gagal tidak lakukan, bersedia atau tidak bekerja lebih keras dan lebih ekstra daripada orang gagal.

Ketakutan dalam diri, merasa belum ada pengalaman, menunda-nunda suatu hal yang baru dengan alasan takut gagal adalah hal yang membuat kita menjadi tidak bersedia untuk menjadi sukses. Menurut saya, orang yang sukses adalah orang yang cerdas dan mau bekerja keras, berusaha menggapai tujuan, bukan hanya mengandalkan takdir seperti yang orang gagal selalu lakukan. Prinsip “habiskan jatah gagal“, sehingga hanya bersisa jatah untuk berhasil dan sukses harus kita tanamkan dalam diri kita.

Apabila setelah semua usaha yang kita lakukan untuk menjadi ‘SUKSES’ telah kita lakukan dengan baik, maka satu hal yang paling penting adalah jangan pernah mengabaikan kekuatan DOA dan berserah diri pada Tuhan Yang Maha Esa, karena sesungguhnya Tuhan telah memberi janji bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, namun apabila sudah berusaha dan bertawakal tapi tujuan tersebut belum tercapai, sesungguhnya Tuhan selalu tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Harapannya, sebagai mahasiswa kita harus menjadi “agen-agen perubahan”, memberikan pengaruh positif bagi sesama, berguna untuk masyarakat, dan dapat membawa nama baik serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Amin.

Sumber: http://news.liputan6.com/read/3083002/kiat-sukses-menjadi-mahasiswa-habiskan-jatah-gagal