FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS PADJADJARAN

Kepada Seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan FISIP Unpad, Dekan mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam acara “Halal Bil Halal Idul Fitri 1436 H” yang diselenggarakan pada :

Hari/Tanggal : Kamis, 30 Juli 2015

Tempat : Gedung B Lantai 3 FISIP Unpad Jatinangor

Waktu : 09.00 WIB s.d. Selesai

 

Jelang peringatan Dies Natalis ke-58, Universitas Padjadjaran telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menyiapkan logo Dies Natalis. Berdasarkan konsep dari panitia bekerja sama dengan tim konsultan desain dari Idealog, dihasilkan 4 desain logo Dies Natalis. Berikutnya, civitas akademika Unpad melakukan voting untuk menentukan desain mana yang dapat dipakai sebagai logo resmi Dies Natalis.

dies58“Vote dilakukan agar semangat Dies itu lebih melibatkan civitas akademika secara keseluruhan,” ujar Panitia Dies Natalis Unpad, Gusman Siswandi, PhD., saat ditemui Humas Unpad, Selasa (14/07) di Ruang Rektor Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung.

Lebih lanjut Gusman menuturkan, voting dilakukan di portal mahasiswa maupun staf melalui Sistem Informasi Administrasi Terpadu (SIAT) atas fasilitasi tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi Informasi. Voting yang telah ditutup pada Sabtu (11/07) lalu ini berhasil menjaring sekitar 19.732 civitas akademika Unpad, baik mahasiswa maupun dosen.

“Mereka bisa mengakses akunnya masing-masing, mereka bisa memilih logo lewat interface khusus,” jelas Gusman.

Hasilnya, sebanyak 9.655 civitas memilih logo nomor 4, disusul 7.221 civitas memilih logo nomor 3. Sementara logo nomor 1 dipilih oleh 1.589 sivitas, dan logo nomor 2 dipilih oleh 907 civitas akademik. Dari hasil voting tersebut ditetapkan logo 4 sebagai logo resmi Dies Natalis Unpad.

Dosen Fakultas Hukum ini menuturkan, konsep logo ini bisa digunakan selama 4 tahun peringatan Dies Natalis. Hal ini didasarkan atas usul Rektor Unpad, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., bahwa peringatan Dies Natalis Unpad akan memiliki tema besar untuk 4 tahun. Dengan demikian, logo ini akan digunakan untuk peringatan Dies Natalis Unpad tahun 2015 – 2018.

Gusman menjelaskan, konsep desain logo mengacu pada tema rangkaian kegiatan Dies Natalis Unpad 2015 – 2018. Pada 2015, Unpad akan memfokuskan pada sinergi Unpad dengan Bandung Raya, fokus tahun 2016 yaitu Unpad Jabar silih nyaah, tahun 2017 yaitu sinergi Unpad dan Jawa Barat untuk Indonesia, dan tahun 2018 yaitu sinergi Unpad dan Jabar untuk menjawab tantangan global ASEAN.

Keempat desain logo menunjukkan konsep tumbuh dan metamorfosis. Logo terdiri dari 4 warna utama, yakni biru, hijau, merah, dan kuning. Menurut Gusman, keempat warna tersebut merepresentasikan tema rangkaian Dies Natalis Unpad.

“Dies Natalis untuk Bandung Raya dominasi warna biru karena melambangkan warna identitas tim sepakbola asal Bandung, Persib. Untuk Jabar dilambangkan warna hijau. Untuk Indonesia dilambangkan warna merah, sementara untuk ASEAN dilambangkan warna kuning,” kata Gusman.

Dengan penentuan logo Dies Natalis Unpad berdasarkan voting ini diharapkan selalu terbangun semangat kebersamaan di antara civitas akademika.

“Ada semangat kolaborasi, sebab Dies Natalis ini bukan hanya acara masyarakat Unpad, tapi juga masyarakat umum,” pungkas Gusman.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

FISIP Unpad pada Hari  Jumat, 10 Juli 2015 menyelenggarakan Acara BUKA BERSAMA bertempat di Kampus FISIP Unpad Dago Bandung. Dalam acara tersebut dihadiri oleh seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang dimulai Pukul 16.00 WIB di Gedung E Lantai 2.

Ceramah menjelang Buka Puasa oleh Ustad Hadiyanto Abdul Rahim.

Video diambil oleh : Hayfa Rina

Delegasi Tim Debat Bahasa Inggris Universitas Padjadjaran berhasil menjadi juara Novice Category di ajang Java Overland Varsity English Debate (JOVED) 2015 yang diadakan di Univesitas Atma Jaya Yogyakarta, pada 24-28 Juni 2015 lalu.

Mahasiswa Unpad yang mengikuti Lomba Debat Java Overland Varsity English Debate 2015 di Universitas Atma Jaya Yogyakarta,  24-28 Juni lalu. Dari kiri ke kanan: Jeffrey Aruan, Nabila Putri Zasa, dan Laura Erawan *

Perwakilan Tim Debat Unpad terdiri dari Nabila Putri Zasa yang berasal dari Fakultas Ilmu Komunikasi, Laura Erawan dari Fakultas Psikologi, dan Jeffrey Aruan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Untuk tim adjudicators, terdiri dari Tengku Omar yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Rizky Pradhani dari Fakultas Ilmu Budaya, serta Satria Mahesya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Juara pertama Novice Category ini berhasil Unpad raih setelah mengalahkan Universitas Negeri Surabaya di Babak Final. Selain menjadi Novice Champion, delegasi Unpad juga berhasil mendapat penghargaan pribadi. Laura Erawan, berhasil menjadi 2nd Best Novice Speaker. Selain itu, Tengku Omar dan Rizky Pradhani berhasil menjadi Breaking Adjudicators dengan akreditasi juri yang baik.

“Alhamdulillah dapat akreditasi A. Saya senang bisa dipercaya menjadi juri di Grand Final, yang artinya saya dipercaya dan saya dianggap qualified untuk menjadi juri di ruangan sengit karena kemampuan analisis dan komparasi yang bagus,” ucap Omar ketika ditanya bagaimana perasaannya setelah berhasil mendapat penghargaan.

Ditemui pada hari sebelumnya, Laura, salah satu delegasi juga merasakan hal yang sama. “Perasaan saya sangat senang karena saya banyak belajar selama kompetisi. Saya banyak belajar dari debaters senior yang berasal dari universitas lain. Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari UKM English Speaking Union (ESU) karena lewat UKM ini saya dilatih,” ujarnya.

Nabila, yang ditemui pada kesempatan yang sama dengan Laura, juga menambahkan, “Kami sangat senang dengan hasil ini. Latihan kami berbuah hasil yang baik. Apalagi bagi saya pribadi, yang masih tergolong mahasiswa baru, ini adalah prestasi yang bisa memacu saya untuk lebih baik lagi. Saya senang bisa membawa nama Unpad di tingkat nasional,” tuturnya.

Ada dua kategori dalam ajang lomba JOVED 2015. Novice dan Main Category. Novice Category adalah kategori khusus untuk debaters yang belum pernah ikut kompetisi debat tingkat nasional sebelunya dalam dua tahun terakhir. Kalaupun sudah pernah, belum pernah masuk ke babak eliminasi. Sementara Main Category adalah kategori untuk debaters yang sudah pernah berpartisipasi dalam lomba nasional sebelumnya, dan sudah pernah masuk babak eliminasi. Kategori ini dimenangkan oleh Universitas Indonesia setelah berhasil mengalahkan Universitas Gadjah Mada pada babak final.*

Rilis oleh: ESU Unpad / art

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, mengundang seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan FISIP Unpad dalam acara BUKA BERSAMA.

Hari  Jumat, 10 Juli 2015, bertempat di Kampus FISIP Unpad Dago Bandung, Gedung E Lantai 2 Pukul 16.00 WIB.

 

 

: 8 September 2015

: September-Oktober 2015

:

BEM Kema Unpad akan menyelenggarakan Festival Olah Raga dan Seni (Forsi) 2015 dengan tema SOUL (Spirit, Original, Unite, Large) dengan susunan acara sebagai berikut:

8-12 September 2015: Pra event
– Show off komunitas, paguyuban dan UKM Unpad
– Lomba tradisional
– Ama2ing cCemonk Run

18 September 2015: Opening Seremony
– Pawai UKM, Kontingen fakultas, komunitas dan BEM
– Pemotongan tumbeng sebagai peringatam Dies Natalis Unpad
– Pengguntingan pita dan pembacaan ikrar Forsi 2015
– Flashmob

8-17 Oktober 2015: Festival Seni
– Fotografi
– Seni lukis
– Musikaliksasi puisi
– Tari nusantara
– Solo Vokal
– Karsa cipta seni
– Perkusi
– Band and jingle Forsi Forsi Competition
– Short movie
– Fashion desain
– Modern dance

1 September – 17 Oktober 2015: Turnamen Olah Raga
– Futsal
– Tenis Meja
– Basket
– Marathon
– Sepak bola
– Wall climbing
– Volly
– Catur
– Badminton
– Renang
– Dayung
– E-Sport DOTA

24 Oktober 2015: Penutupan
– Soul Appreciation
– Kolaborasi
– Pameran
– Food truck

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Ebrewez (085264136727)