FISIP Inspirasi Edisi Kedua

Tiga Mahasiswa Unpad Mewakili Indonesia dalam Youth Entrepreneurship Symposium di National University of Singapore

             Youth Entrepreneuship Symposium (YES), sebuah acara simposium kewirausahaan muda tahunan yang diselenggarakan oleh Nebo yakni sebuah organisasi kepemudaan usia 12 tahun hingga 25 tahun dan National Trades Union Congress (NTUC). Sebagai Youth Platform, nebo memfasilitasi pemuda untuk berkembang sesuai dengan ketertarikan atau keterampilan masing-masing, mulai dari Musik, Gaya Hidup hingga Kewirausahaan.

Setiap tahunnya Youth Entrepreneurship Symposium (YES) menjadi acara populer dan prestisius yang diminati oleh pemuda di Singapura. Tahun 2016 menjadi tahun ke 9 dalam penyelenggaraan YES yang mendatangkan berbagai praktisi bisnis terkemuka dari berbagai industri seperti pendidikan, retail, Food & Beverage dan Mobile Commerce. Tema tahun ini mengangkat “Startup Gateway” yang bertujuan untuk memberikan kesempatan para pemuda dalam memulai bisnis dan memperluas wawasan dalam iklim kewirausahaan global.

YES 2016 dibuka oleh Mrs. Low Yen Ling, Parliamentary Secretary, Ministry of Education & Ministry of Trade and Industry. Acara yang berlangsung di Business School, National University of Singapore ini berlangsung dari  tanggal 13 sampai dengan 15 Juni 2016 dengan agenda yang menarik yakni dari mulai Key Note Session, Sharing Session dalam Industri yang berbeda, Workshop Bisnis, Quick Pitch Challenge dan hari terakhir ditutup dengan Networking Session

Tahun ini kali kedua Indonesia menjadi satu-satunya peserta Internasional yang bisa mengikuti acara tersebut. Dari 26 Delegasi Indonesia dari berbagai Universitas di Pulau Jawa dan Bali, Tiga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, yakni Jajang Ramadhan, Aghniya Yasminasari dan Novi Mulyani menjadi satu-satunya tim yang mewakili Unpad sekaligus menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang mengikuti acara prestisius tersebut. Dengan bermodalkan pengetahuan dan kemampuan di bidang bisnis, Mahasiswa Unpad tersebut maju dalam tahap seleksi yang diselenggarakan Nebo pada bulan April hingga Mei 2016. Tahapan seleksi dimulai dari seleksi berkas, motivation letter dan setiap tim diwajibkan memiliki konsep bisnis yang dibuat dalam presentasi.

Dalam sesi Quick Pitch Challenge pada hari terakhir YES 2016, Mahasiswa Unpad mempresentasikan Ide bisnis mereka dalam waktu 8 menit dihadapan peserta lain dan juri. Ide bisnis yang dibuat adalah Kewirausahaan Sosial yang mengusung pemanfaatan limbah sampah plastik rumah tangga menjadi eco-product yang unik, kreatif dan bernilai jual. Ide bisnis tersebut sebelumnya telah dirumuskan sebelum keberangkatan ke Singapura dengan nama “Imah Anom” atau Rumah Muda yang mengakomodir para ibu rumah tangga di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang untuk mengembangkan bisnisnya. Sekaligus Imah Anom menjadi media promosi produk dari masyarakat tersebut.

Walau bukan menjadi satu-satunya ide bisnis kewirausahaan sosial yang dipresentasikan di Singapura, namun Ide bisnis yang berasal dari sampah tersebut mendapat pujian dari juri. Mengingat Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik kedua terbesar di Dunia, maka pengelolaan sampah plastik terutama bekas kemasan kopi dan  sabun cuci memiliki potensi untuk dikembangkan dalam bisnis kerajinan  berbasis sampah.

Tiga Mahasiswa semester 4 program diploma 3 Fisip Unpad tersebut berharap bahwa bisnis mereka bisa diimplementasikan dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik pemerintah, LSM hingga organisasi mahasiswa. Bagi mereka berbisnis bukan berbicara lagi mencari keuntungan sebesar-besarnya, namun bagaimana bisnis yang dibuat memiliki dampak baik bagi lingkungan dan  kemajuan masyarakat.

 

 

Kunjungan SMAN 6 dan SMAN 14 Bekasi

Pada hari Rabu 22 Februari 2017, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menerima kunjungan dari SMA Negeri 6 dan 14 Bekasi.  Rombongan SMA 14 bekasi di pimpin oleh Ibu Dra. Siti Ma’rifah, M.Pd, sementara rombongan SMA 6 Bekasi di pimpin oleh Bapak Paryono, S.Pd., M.Pd.

Rombongan diterima oleh Dosen Administrasi Publik Bapak R. Achmad Buchari, S.IP., M.Si. Beliau memberikan penjelasan tentang gambaran umum program studi, kegiatan kemahasiswaan dan kegiatan representative yang dapat di ikuti oleh mahasiswa yang ada diFISIP, selain itu dijelaskan juga bagaimana Pintu Masuk ke Universitas Padjadjaran yaitu dengan dua cara melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Siswa dari SMA Negeri 6 dan 14 Bekasi  tampak antusias dalam mengikuti sesi tersebut, dan banyak mengajukan pertanyaan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan proses kegiatan belajar mengajar di Universitas Padjadjaran.

Diujung acara siswa-siswa dari SMA Negeri 6 dan 14 Bekasi berkeliling untuk melihat langsung kegiatan-kegiatan akademik maupun kemahasiswaan yang sedang berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)

Kunjungan SMAN 6 dan SMAN 14 Bekasi / Google Photos

 

 

Rapat Program Kerja Kemahasiswaan FISIP Dago

Pada hari Jumat, tanggal 10 Februari 2017, dilakukan rapat koordinasi program kerja kemahasiswaan di Kampus Fisip Dago. Pembahasan dilakukan dengan mengundang perwakilan Badan Eksekutif Mahasiwa Dago, Hima Administrasi Pemerintahan dan Hima Administrasi Publik, serta Badan Perwakilan Mahasiswa. Acara ini dilakukan terkait dengan serangkaian draft kebijakan Perencanaan dan Keuangan Universitas, sehingga unit-unit yang dibawahnya perlu menyesuaikan diri.
Adapun isu/kajian yang disampaikan adalah sebagai berikut;
1. Kegiatan kemahasiswaan yang dianggap baik saat ini adalah kegiatan yang bersimbiosis mutualisme dalam membangun prestasi akademik, menunjang kompetensi lulusan, mempercepat penerimaan lulusan di tempat kerja, meningkatkan angka IPK, meningkatkan medali PKM Nasional, meningkatkan jumlah mahasiswa yang berwirausaha, serta membangun softskill yang terukur dengan sejalan dengan kompetensi berbasis kurikulum prodi.
2. Tidak ada slot untuk bantuan kemahasiswaan, yang ada adalah Pendanaan Program Kerja Kemahasiswaan. Catatan; Perlu diperhatikan bagi Prodi yang sering mengirimkan mahasiswanya untuk konferensi/kompetisi ke luar kota/luar negeri – Perlu untuk membuat perencaan yang matang.
3. Terhadap Program Kerja Kemahasiswaan, juga berlaku kategorisasi P1 dan P2, sehingga mahasiswa benar-benar dituntut untuk menghasilkan beragam program kerja yang berpotensi membangun IKK prodi atau fakultas.
4. Ajuan kegiatan kemahasiswaan selama satu tahun (BEM, HIMA, KKM, BPM), harus sudah masuk sebelum tanggal 20 Januari 2017 dalam format baru (tanggal tentative dari Dirdikema)
5. Ajuan Pendanaan Program Kerja Kemahasiswaan akan diunggah melalui SIAT KEMAHASISWAAN. Tata cara pengunggahan, direncanakan akan disosialisasikan kepada mahasiswa dalam minggu ini. Sehingga nanti, masing-masing ketua Ormawa akan diwajibkan mengunggah sendiri.
6. Seluruh rencana program kerja selama tahun 2017 (diusahakan sebelum bulan Desember), harus segera diunggah melalui SIAT KEMAHASISWAAN. Rancangan Program Kerja HIMA (sebelum diunggah ke SIAT KEMAHASISWAAN), perlu mendapat persetujuan dulu dari PimProdi, khususnya untuk memastikan sejauh mana program HIMA berkolerasi dengan upaya pencapaian IKK Prodi.
7. Pendanaan dari Universitas, akan diberikan dalam bentuk Barang dan Jasa, sehingga jika tidak ada keperluan mendesak, kecil kemungkinan mahasiswa akan mendapatkan bantuan dalam bentuk uang cash. Namun demikian, sistem ini akan meningkatkan azaz anggaran tepat guna, dan mereduksi kewajiban mahasiswa membuat laporan keuangan.
Melalui beragam kebijakan tersebut, maka mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan manajerial yang semakin unggul, pola pikir yang semakin efektif dan efisien, serta kemampuan membuat perencanaan yang matang.
Melalui kebijakan baru tersebut, diharapkan tercipta lulusan UNPAD yang memiliki kapasitas pengelolaan kegiatan yang baik, mempunyai integritas kejujuran yang tinggi, serta kapabilitas yang tinggi dalam merancang kegiatan yang menunjang target utama Universitas, yang termaktub dalam Indikator Kinerja Kunci.

(HeryW dan ImamS/Humas FISIP Unpad)

Program Hibah Bina Desa

Pada hari  Kamis tanggal 16 Februari 2017 dilakukan pelatihan Program Hibah Bina Desa (PHBD), acara ini di isi oleh bapak Sahadi Humaedi, S.Sos., M.Si. Tujuan dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk membantu mahasiswa mengenal Panduan Program Hibah Bina Desa (PHBD).

Program Hibah Bina Desa (PHBD)  adalah  kegiatan  pemberdayaan  masyarakat  yang  dilakukan  oleh mahasiswa  melalui  Ikatan  Organisasi  Mahasiswa  Sejenis  (IOMS),  Unit Kegiatan  Mahasiswa  (UKM)  dan  atau  Badan  Eksekutif  Mahasiswa (BEM).  Mahasiswa  pelaksana  PHBD  ini  diharapkan  mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar  terbangun  desa  binaan  yang  aktif,  mandiri,  berwirausaha,  dan sejahtera.  Di  sisi  lain,  masyarakat  desa  diharapkan  mampu  menemukan dan  mengembangkan  potensi  yang  sudah  ada  untuk  diwujudkan menjadi  kegiatan  nyata  atau  mengembangkan  kegiatan  yang  telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat.

Sasaran penyelenggaraan PHBD adalah:

  1. Membentuk mahasiswa yang berkarakter positif, empatik, peduli, ulet dan kreatif, bertanggungjawab dan mampu bekerjasama untuk memberdayakan masyarakat;
  2. Menemukan atau mengembangkan potensi desa untuk pemberdayaan masyarakat;
  3. Membangun kerjasama yang baik anatara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan.

Tjuan penyelenggaraan PHBD adalah untuk memberi kesempatan kepada  mahasiswa  untuk  berperan  aktif  dalam  pembangunan, melalui program pengabdian kepada masyarakat yaitu:

  1. membantu mengatasi  permasalahan  pendidikan,  kesehatan, ekonomi dan lingkungan yang dihadapi masyarakat desa melalui upaya  peningkatan  kesadaran,  wawasa/pengetahuan  dan keterampilan;
  2. menerapkan teknologi  tepat  guna  dalam  tim  kerja  yang  bersifat interdisipliner;
  3. menjadikan lokasi PHBD sebagai desa binaan kampus.

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)

Download pedoman di  Pedoman-PHBD-2016

Kunjungan SMAN 2 Cibinong Bogor

Pada hari Senin 6 Februari 2017, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menerima kunjungan dari SMA Negeri 2 Cibinong Bogor   yang beralamat di Jalan Raya Karadenan No. 5, Karadenan, Cibinong, Bogor, Jawa Barat 16913. Rombongan di pimpin oleh Bapak Muhammad Yusuf

Rombongan diterima oleh Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial Ibu Dr. Risna Tresnawaty, S.Sos., M.Si. Beliau memberikan penjelasan tentang gambaran umum program studi, kegiatan kemahasiswaan dan kegiatan representative yang dapat di ikuti oleh mahasiswa yang ada diFISIP, selain itu dijelaskan juga bagaimana Pintu Masuk ke Universitas Padjadjaran yaitu dengan dua cara melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Siswa dari SMA Negeri 2 Cibinong Bogor   tampak antusias dalam mengikuti sesi tersebut, dan banyak mengajukan pertanyaan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan proses kegiatan belajar mengajar di Universitas Padjadjaran.

Diujung acara siswa-siswa dari SMA 7 Tangerang berkeliling untuk melihat langsung kegiatan-kegiatan akademik maupun kemahasiswaan yang sedang berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)

Kunjungan SMA Negeri 2 Cibinong Bogor / Google Photos

Kaderisasi dan Pelatihan Intensif Calon Mahasiswa Berprestasi

Pada Hari Selasa 31 Januari 2017 yang lalu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran mengadakan acara kaderisasi dan pembinaan intesif untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai calon peserta kompetisi Mahasiswa Berprestasi. Peserta yang ikut serta, merupakan perwakilan dari prodi/hima, yang memiliki minat tinggi untuk berkompetisi, serta telah terdata mempunyai sejumlah koleksi prestasi sebelumnya.
Program ini sengaja diadakan sebagai langkah antisipatif Fakultas dalam menghadapi acara yang setiap tahun rutin dilaksanakan dalam level Universitas maupuan Nasional ini. Berikut ini adalah salah satu tanggapan peserta terhadap acara tersebut:
Pada tanggal 31 Januari 2017, pk.09.00 kami berkumpul di ruang seminar Gedung A untuk mendengarkan pengenalan kegiatan persiapan mawapres. Seminar ini dipandu oleh Bapak Herry Wibowo selaku Manajer Akademik dan Kemahasiswaan FISIP.
Terdapat banyak sekali materi yang disampaikan oleh Pak Herry. Salah satu yang berkesan bagi saya adalah apabila kita ingin berhasil dalam kehidupan, kita harus memiliki motivasi dan mimpi yang menjadi arah bagi kehidupan kita. Selain itu, kita harus memiliki etika dan profesionalisme yang baik dalam bekerja, serta tak kalah pentingnya juga memiliki karakter yang baik.
Bapak Herry juga menyampaikan bahwa agar dapat menjadi seorang yang berhasil, kita harus rela mengorbankan waktu kita dan menentukan keputusan-keputusan yang tepat, serta melatih memiliki kebiasaan yang baik dan konstruktif. Beliau juga mengemukakan dalam kehidupan ada berbagai kesempatan. Apabila kita belum berhasil di salah satu kesempatan, kita tidak boleh putus asa dan tetap harus semangat berjuang karena masih ada kesempatan lainnya. Saya sangat sepakat dengan hal ini karena saya percaya dalam kehidupan ini Tuhan memiliki rencana yang terbaik bagi kita yang kita sendiri mungkin belum mengetahuinya. Maka, apabila keinginan kita tidak terwujud, kita harus tetap bersemangat dan berusaha karena pasti masih ada kesempatan-kesempatan lainnya. Yang terpenting adalah kita mengerjakan segala sesuatu yang ada dan dipercayakan kepada kita dengan sebaik-baiknya dan hasilnya kita serahkan kepada Tuhan.
Saya merasa senang sekali dapat berkenalan dengan teman-teman baru yang berasal dari berbagai progam studi di FISIP. Teman-teman peserta seminar terlibat aktif menyampaikan gagasan, pendapat, dan pengalamannya dalam kegiatan ini sehingga kami dapat banyak belajar dan terinspirasi dari pengalaman teman-teman. Tak hanya itu, kami juga dapat melatih kemampuan menyampaikan gagasan dalam bahasa Inggris. Semoga program ini dapat menjadi wadah bagi kami semua untuk meningkatkan kemampuan kami dan mendorong kami untuk lebih rajin dalam meraih cita-cita.
Semoga melalui acara ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dapat meraih prestasi terbaik pada kompetisi Mahasiswa Berprestasi tahun 2017 ini.

Resume
Oleh Syera Anggreini Buntara (HI 2015)

(Hery WIbowo/Imam – Tim Humas Unpad)

 

Pelatihan Penyusunan Proposal PKM

Pada hari  Kamis tanggal 26 Januari 2017 dilakukan pelatihan Penyusunan Proposal PK M (Program Kreativitas Mahasiswa) untuk katagori PKM Karya Tulis (PKM-KT), adapun dua sub katagori dari PKM kata yang dibahas adalah PKM Gagasan Tertulis dan PKM Artikel Ilmiah.

Acara di isi oleh Manajer Akademik dan Kemahasiswaan yang dibantu oleh tim kemahasiswaan FISIP Unpad. Tujuan dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk membantu mahasiswa mengenal Kompetisi PKM, menyusun proposal PKM dan mengirimkan proposal PKM melalui metode unggah di laman Dikti.

Program ini tetap dilakukan ditengah liburan mahasiswa mengingat tanggal batas akhir peng-unggahan adalah 5 Februari 2017. Guna meningkatkan partisipasi peserta pelatihan maka acara direncanakan dilakukan  2 kali yaitu pada hari Kamis 26 Januari dan hari Senin 30 Januari 2017.

Melalui acara ini diharapkan tingkat partisipasi mahasiswa meningkat dan jumlah peraih medali pada ajang ini bertambah. Berikut penjelasan detail tentang PKM GT dan PKM AI:

PKM GT

Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKM-GT) merupakan salah satu bidang PKM-Karya Tulis. PKM-GT merupakan kelanjutan dari Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM)  setelah  diintegrasikan ke  dalam  program  PKM.  Bergabungnya  KKTM ke dalam PKM memberi konsekuensi tidak terselenggaranya jenjang kompetisi antar wilayah sebagaimana  terjadi  sebelumnya.  Demikian  pula,  pembidangan  KKTM  yang diklasifikasikan, secara spesifik ke dalam lingkungan hidup, INTIM, IPA, IPS, Pendidikan dan Seni, ditiadakan. Dalam kompetisi PKM-GT tidak mempertimbangkan bidang ilmu.

PKM-GT merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide kreatif sebagai respons intelektual atas persoalan aktual yang dihadapi masyarakat. Ide tersebut harus unik, kreatif, visioner  dan  bermanfaat  sehingga  idealisasi  kampus  sebagai  pusat  solusi dapat menjadi kenyataan. Sebagai intelektual muda, mahasiswa umumnya cenderung pandai mengungkapkan fakta sosial, namun melalui PKM-GT, level nalar mahasiswa tidak hanya dituntut sampai sebatas mengekspos fakta tetapi justru harus mampu memberi atau menawarkan solusi. Ide kreatif dalam PKM-GT, jika diimplementasikan bisa memerlukan waktu yang lama, biaya dan sumber daya yang besar. Jadi PKM-GT tidak seperti PKM 5 bidang yang dapat diselesaikan dalam waktu 3-5 bulan.

Sebagai salah satu PKM yang ditampilkan dalam  PIMNAS, maka tata tertib dan segala sesuatu yang terkait pada persyaratan presentasi diatur dalam Bab X tentang PIMNAS.

 

PKM AI

Berbeda dengan keenam jenis PKM sebelumnya yang melibatkan pelaksanaan kegiatan fisik di laboratorium ataupun lapangan, PKM-AI tidak mengenal adanya kegiatan semacam itu. Jika dalam kelima jenis PKM sebelumnya, kelompok mahasiswa mengajukan Proposal kegiatan ke Direktorat, maka untuk  PKM-AI  kelompok  mahasiswa  cukup  menyampaikan karya tulis dalam bentuk artikel  ilmiah     dikirimkan secara  online. Karya tersebut ditulis mengacu pada kegiatan yang  telah selesai dilakukan kelompok  mahasiswa  yang  sama. Kelompok penulis yang artikel ilmiahnya dinilai baik dan layak dipublikasikan, akan memperoleh insentif dana tunai sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah).

PKM-AI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menuangkan pemikiran dan hasil-hasil kegiatan ilmiah yang telah  dilakukan ke dalam bentuk  sebuah artikel ilmiah sesuai kriteria standar penulisan jurnal ilmiah. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu mengantarkan mahasiswa kepada keterampilan atau kemahiran menulis.Melalui kemahiran  tersebut  mahasiswa secara  runut  mampu  menguraikan  suatu permasalahan sehingga mendorong perlunya usaha penyelesaian atau pencarian solusi dengan tujuan tertentu, kaitannya dengan usaha-usaha yang mungkin telah dilakukan orang lain.   Disamping   itu   mahasiswa   juga   mampu   memilih   teknik   dan   landasan   metode penyelesaian  masalah  disertai  dengan  kemampuan  menguraikan  landasan  teori  yang terkait   dengan   permasalahan   yang   dibahas,   serta   ketajaman   pembahasan   dan menganalisis hasil yang diperoleh, yang akhirnya bermuara pada penyimpulan upaya penyelesaian masalah yang telah dilakukan.

Ada tiga karakter utama PKM-AI, yaitu: a) tidak ada usulan pembiayaan; b) usulan berupa artikel ilmiah siap terbit yang mengikuti kelaziman kaidah penulisan suatu jurnal ilmiah; c) sumber penulisan artikel ilmiah tersebut adalah kegiatan yang telah selesai dilakukan kelompok  mahasiswa penulis  artikel.  Karakter terakhir ini sekaligus menunjukkan  bahwa sumber penulisan merupakan kegiatan, bukan laporan.

Dalam PKM, kreativitas dan kerja sama tim merupakan dua unsur yang diprioritaskan. Oleh karena itu, sejak dimulainya implementasi PKM-I tahun 2006 dan PKM-AI 2009, penulisan mahasiswa tunggal dalam rangka Skripsi atau Tugas Akhir tidak diperkenankan lagi karena tidak adanya unsur kerjasama tim. Demikian pula hasil praktikum tidak diperkenankan dijadikan sumber artikel PKM-AI karena tidak ada unsur kreativitas. Sebagaimana pembidangan dalam 5 (lima) PKM lain, PKM-AI menganut pembagian bidang yang sama.

 

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)

 

Kerjasama dan Kolaborasi Fakultas dan POMA

Awal Januari 2017, Wakil Dekan II Bidang Perencanaan, Tata Kelola, Sistem Informasi dan Tata kelola Bapak Dr. Moch. Benni Alexandri, Manajer Sumber Daya Bapak Agus Taryana, S.IP., M.Si, Manajer Perencanaan , Tata Kelola dan Data Ibu Rinka Hertika, S.AB., M.Si dan Manajer Akademik dan Kemahasiswaan bapak Dr. Hery Wiboso, S.Psi., MM.  bertemu dengan perwakilan POMA FISIP Unpad angkatan 2017.  Pada pertemuan tersebut dibahas berbagai hal, khususnya peluang kerjasama dan kolaborasi antara Fakultas dan POMA

  1. POMA setuju dan siap berkontribusi dalam pengembangan akademik dan kemahasiswaan FISIP (namun sesuai dengan arahan rektor – sedapat mungkin tidak melakukan kegiatan yang dapat dipersepsi sebagai penarikan dana/iuran dari orang tua),
  2. POMA telah membentuk kepengurusan yang terdiri dari orang tua mahasiswa angkatan 2016 (dan sesuai arahan rektor siap untuk mendapatkan SK – agar dapat bekerja lebih optimal),
  3. Janji FISIP kepada POMA adalah bahwa orang tua dapat mengetahui nilai anak-anaknya, sehingga tercipta keterbukaan komunikasi akademik antara orang tua -anak,
  4. Sebagai bentuk pengenalan dan sosialisasi lembaga POMA terhadap civitas FISIP pada umumnya, maka akan dibuatkan tautan web khusus
  5. POMA menghendaki ada pertemuan off air kembali yang melibatkan pihak pengelola FISIP, pengurus organisasi kemahasiswaan, orang tua mahasiwa, serta perwakilan orang tua mahasiswa di luar angkatan 2016, – sehingga di acara tersebut, para orang tua akan dapat lebih paham di sektor mana mereka dapat berkontribusi (bukan hanya dan melulu uang cash – namun dapat berupa barang, kesempatan mengajar sebagai praktisi, jaringan sponsorship dll). Sehingga BEM/HIMA dapat hadir untuk menceritakan rencana kegiatannya.

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)