FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS PADJADJARAN

Seminar dan Diskusi 2014
Kerjasama Departemen Susastra dan Kajian Budaya dengan Prodi Ilmu Politik FISIP UNPADSelasa, 25 November 2014
pukul 11.00-13.00
Aula PSBJ, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran
Jl. Ir. Soekarno km. 21, Jatinangor, Sumedang

Pembicara:
Jaleswari Pramodhawardhani, M.Hum.
(Peneliti LIPI, aktivis perempuan, pengamat militer)Mudiyati Rahmatunnisa, M.A., Ph.D.
(Wakil Dekan 1 FISIP UNPAD, alumnus University of Western Australia)

A_Seminar2014
Penyelenggara:
Protokol FISIP Universitas Padjajaran (PFU)
Tema Kegiatan:
Break Your Stage Fright and Speak Up!
Pembicara:
  1. Popong D. Djundjunan (Anggota Komisi X DPR RI)
  2. Prabu Revolusi (News Anchor)
  3. Nita Sofiani (Miss Earth Indonesia 2013)
Waktu dan Tempat Pelaksanaan:
22 November 2014 pukul 09.00-15.30 WIB di Bale Rucita, Universitas Padjajaran, Jatinangor.
Pendaftaran:
Presale 1 (14-18 November 2014): Rp. 30.000,-
Presale 2 (19-21 November 2014): Rp. 35.000,-
On The Spot: Rp. 40.000,-
Biaya pendaftaran sudah termasuk seminar kit, snack, dan sertifikat)
Biaya pendaftaran dapat ditransfer ke BNI 0260302323 a.n Lugina Fitriani Khaerunnisa).
Informasi:
Lugina – 085624693896
Randy – 089689634307
Facebook: Protokol Fisip Unpad
Twitter: @protokolfisip

Sumber : http://www.info-lomba.com/2014/11/public-speaking-and-critical-thinking.html

Pada hari Senin. 17 November 2014 Program Diploma 3 Administrasi FISIP Universitas Padjajaran mengunjungi Program Vokasi Universitas Indonesia untuk Studi Komparatif dengan HM ADM Program Vokasi Universitas Indonesia. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dari mahasiswa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Program Vokasi UI, sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi DIII FISIP UNPAD, sambutan dari Program Vokasi yang diwakili oleh Manajer Kerja Sama, Hubungan Masyarakat dan Ventura Mohammad Ridha, S.Sos., M.Si., pengenalan Profil Program Studi ADM Program Vokasi UI oleh Manajer Riset, Kemahasiswaan, dan Alumni Dr. Deni Danial Kesa, S.Sos., MBA., Ph.D. di lanjutkan dengan sharing session antara Ketua HM ADM Program Vokasi dengan HM ADM DIII FISIP UNPAD mengenai kegiatan maupun program kerja masing-masing. Acara terakhir adalah penutupan, penyerahan cinderamata berupa penyerahan plakat dari Program Vokasi dan UNPAD serta kunjungan beberapa fasilitas pendidikan yang ada di Gedung Program Vokasi UI.

mb_studiunpad-6

mb_studiunpad-10

Saat ini Indonesia hanya memiliki sedikit guru besar Hubungan Internasional. Dari lebih 50 program studi Hubungan Internasional yang dimiliki, Indonesia hanya memiliki kurang dari 10 guru besar Hubungan Internasional. Minimnya pakar yang dimiliki akan berdampak pada kebijakan strategis Indonesia dalam hubungan internasional.

higurubesar2014

Para narasumber dan moderator pada Talkshow Forum Komunikasi Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII) Pertemuan Nasional Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (PNMHII) XXVI di Bale Santika Unpad, Jatinangor, Senin (17/11). (Foto oleh: Artanti)*

Hal tersebut disampaikan Guru Besar Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad Prof. Drs. Yanyan M. Yani, MAIR., Ph.D saat menjadi pembicara pada Talkshow Forum Komunikasi Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII) Pertemuan Nasional Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (PNMHII) XXVI di Bale Santika Unpad, Jatinangor, Senin (17/11).

“Bangsa ini membutuhkan guru besar Hubungan Internasional yang terampil dan mampu mengolah strategi ke depan,” ujar Prof. Yanyan.

Ia menambahkan, minimnya pakar Hubungan Internasional di Indonesia juga berimplikasi pada kesiapan dalam menghadapi ASEAN Community. “Sebab sosialisasi tentang ASEAN Community tidak hanya bisa dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri. Kita juga membutuhkan akar rumpun. Akar rumpun ini kan akademisi yang bisa masuk kesana,” jelas Prof. Yanyan.

Selain itu, Prof. Yanyan juga mengatakan bahwa ada banyak lapangan kerja yang tersedia untuk para sarjana Hubungan Internasional. Bukan hanya kementerian luar negeri, lulusan program studi ini juga dibutuhkan di sejumlah instansi lain.

Pembicara lain, Assistant Country Director/Team Leader Democratic Governance Unit UNDP Indonesia, Irman G. Lanti mengatakan bahwa sebaiknya para lulusan Hubungan Internasional tidak hanya berpikir untuk menjadi diplomat. Ada banyak profesi lain di luar itu. Jika semua lulusan fokus untuk menjadi diplomat atau bekerja di kementerian luar negeri, maka sangat mungkin akan banyak tercipta pengangguran terpelajar. Dengan demikian, perlu juga adanya peningkatan lulusan kompetensi para lulusan, terutama untuk menghadapi ASEAN Community.

Sementara itu, Direktur Lembaga Survei Nasional, Umar S. Bakrie mengatakan bahwa untuk meningkatkan kompetensi, terutama untuk meningkatkan daya saing dibandingkan dengan tenaga kerja dari negara lain, setidaknya para lulusan harus menguasai berbagai bahasa. Sejak mahasiswa, disamping harus kuat secara intelektual, juga perlu untuk giat berorganisasi. “Maka daya survival ketika jadi sarjana akan kuat,” ujarnya.

PNMHII XXVI
PNMHII merupakan agenda tahunan dari FKMHII, dan tahun ini Unpad dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Kegiatan ini merupakan wadah bagi para mahasiswa untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam bidang Hubungan Internasional. PNMHII XXVI diselenggarakan mulai hari ini hingga Kamis (20/11) mendatang.

“Ini adalah sebuah pertemuan nasional mahasiswa hubungan internasional se-Indonesia. Pertemuan nasional mahasiswa Hubungan Internasional ini dulu digagas oleh mahasiswa-mahasiswa Unpad pada tahun 1989, dan dideklarasikan melalui deklarasi Jatinangor,” ungkap Ketua Pelaksana Acara, Denisa Ruvianty.

Selain seminar, kegiatan ini berisi joint statement forum, short diplomatic course, diskusi ilmiah, dan sidang forum. PNMHII XXVI diikuti oleh sebanyak 288 peserta dari 37 universitas se-Indonesia. Tema yang diangkat adalah mengenai optimasi forum komunikasi se-Indonesia agar dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam menghadapi tantangan dan peluang komunitas ASEAN.

Denisa juga mengungkapkan, kegiatan ini akan menghasilkan sebuah rancangan rekomendasi untuk pemerintah, dan akan dikirimkan langsung ke instansi terkait. “Karena temanya Komunitas ASEAN, kami ingin bahwa pemerintah punya kiat-kiat tertentu agar masyarakat siap dalam menghadapi peluang komunitas ASEAN, dan juga dapat mengambil manfaat dari peluang agar banyak keuntungan yang kita dapat di komunitas ASEAN,” ujar Denisa.*

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh

Pakar Kebijakan Publik FISIP Unpad, Affan Sulaeman, Drs. M.A. mengatakan, pelaksanaan pemilu kepala daerah (pilkada) sedikitnya ada 10 poin perbaikan kebijakan dalam pelaksanaan pilkada oleh DPRD (pilkada tidak langsung).

Demikian disampaikan Affan Sulaeman, saat menjadi pembicara pada pilkada tinjauan akademisi tentang Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang berlangsung di Hotel Horizon Jalan Pelajar Pejuang Bandung, Kamis (13/11/2014).

Menurut Affan, pada pelaksanaannya nanti harus ada uji publik terhadap seorang calon kepala daerah. Adanya uji publik diharapkan dapat dicegah calon yang memiliki integritas buruk. Hal ini untuk menghindari calon kepala daerah yang berasal dari keluarga yang dekat dengan incumbent.

Selain itu Affan menyebutkan, pada pelaksanaan nanti harus dilakukan penghematan anggaran pilkada secara signifikan, karena biaya yang dibutuhkan saat ini dirasa masih besar.

Affan juga menyebutkan, dalam pelaksanaan pilkada tentunya harus mampu mengatur dan membatasi kampanye terbuka guna mencegah benturan antar massa yang destruktif serta penghematan anggan pilkada.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/2014-11-13/perlu-uji-publik-pada-calon-kepala-daerah

fff201414022n

Tema : Shridevi Night Culture
Tempat : Lapangan FISIP Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor
Tanggal : 14 November 2014
Waktu : 15.30-22.00 WIB

Tiket masuk : Free entry, sebagai gantinya pengunjung diharap membawa botol plastik bekas sebanyak 2 buah (nantinya akan disumbangkan untuk charity) dan KTM/Kartu Pelajar/KTP sebagai pengenal identitas.

Deskripsi Kegiatan :
Fisip Folk Festival 2014 tahun ini adalah Fisip Folk Festival tahun ketiga yang merupakan festival seni budaya yang diadakan oleh BEM FISIP Universitas Padjadjaran. Fisip Folk Festival tahun ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan budaya. Dengan jargon “Charity is Our Purpose, Culture is Our Way, Environment is Our Reason”, Fisip Folk Festival mengajak mahasiswa Unpad untuk peduli terhadap isu lingkungan dan budaya dengan cara yang menyenangkan.

Agenda Kegiatan :
A. Stage Performance :
– Homogenic
– Mustache & the Beard
– Lamebrain
– Littlelute
– Samagaha
– Symphoni (PSM FISIP Unpad)
– Tanpa Nama
– Alvin & I
– Aditya WK
– Tari Bali (Telkom)
– Svana Lokananta (Komunitas Gitar Unpad)
– Kestrad FISIP (Kesenian Tradisional)
B. Stand Komunitas Lingkungan dan Budaya : Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai komunitas-komunitas yg bergerak di bidang kebudayaan dan pelestarian lingkungan, melihat produk, dan hasil karya dari komunitas-komunitas tsb.
– Komunitas Velre FISIP Unpad ( Komunitas daur ulang kertas bekas menjadi notes)
– Komunitas Spektrum Unpad (Komunitas Fotografi)
– Komunitas Tobucil n Klabs (mini book-stores, komunitas kreatif bandung, crafting)
C. Ruang Aksi
– Zona membatik (Di zona aksi ini, pengunjung akan semakin bangga memiliki batik sebagai budaya dengan membuat batik secara langsung dengan metode dan peralatan tradisional dan bisa dibawa pulang sebagai souvenir!)
– Face painting (pengunjung bisa dibuatkan face paint unik dengan biaya terjangkau)
– Karikatur (pengunjung dapat dibuatkan karikatur yang disesuaikan dengan foto)
– Permainan Tradisional (pengunjung bisa bermain beberapa permainan tradisional seperti congklak, bekel, engkle dan lain-lain)
D. Jajanan Tradisional: Rindu jajanan masa kecil? Di tempat jajanan ini pengunjung akan dibawa ke masa lalu dan nuansa tradisional dengan mencicipi aneka kuliner di booth ini seperti kerak telor, sekoteng, telur gulung, gulali, bandros
E. Stand Expo Bazzaar : terdapat stand berbagai makanan dan minuman dengan modern taste, serta berbagai produk lainnya yg akan dijual (Tokyo Ekspress, Chatime, dll)

Media Partner dan Sponsorship :
• Media Partner

1. infojatinangor
2. jatinangorku
3. jatinangor on the sky
4. anak unpad
5. radio HI Wave
6. radio loopies
7. BLURadio
8. URS (Unpar Radio Station)
9. Radio 8eh ITB
10. Swara Radio Jatinangor
11. Maestro radio
12. Gigsbandung
13. Promobdg
14. Media Bandoeng
15. Stereosnap ID
16. Lensa Mata ID
17. Harian Umum Bandung Ekspres
18. InspiraTV
19. Kampus Update
20. Newsbandungphoto.com
21. Mara FM Bandung
22. Suara Mahasiswa
23. Madingkampus
24. infobandung
25.O’Gobs Magazine
26. Icihers Magazine
27. RadioMU Mahasiswa Unpad

• Sponsorhip

1. XL Axiata
2. Adidas
3. Easton Park
4. Honda
5. Aqua
6. Marc&Stuart
7. Tokyo Express
8. Pocari Sweat

: 17 November 2014

: 16-21 November 2014

: Bale Santika Unpad Jatinangor

Program Studi Hubungan Internasional FISIP Unpad akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Nasional Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (PNMHII) XXVI suatu agenda tahunan dari Forum Komunikasi Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII). Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Minggu-Jumat, 16-21 November 2014 dengan rangkaian acara antara lain:

Talkshow FKMHII PNMHII XXVI (Senin, 17 November 2014 di Bale Santika Unpad, Jatinangor, pkl. 08.00 WIB)
Pembicara:
– Prof. Drs. Yanyan M. Yani, MAIR., Ph.D (Guru besar HI FISIP Unpad)
– Irman G. Lanti (Assistant Country Director/ Team Leader, democratic Governance Unit UNDP Indonesia)
– Umar S. Bakrie (Direktur Lembaga Survei Nasional)

Seminar ASEAN Political Security Community PNMHII XXVI (Senin, 17 November 2014 di Bale Santika Unpad, Jatinangor, pkl. 10.30)
Pembicara:
– Teuku Rezasyah Ph.D (Dosen HI Unpad)
– Brigjen TNI Jan Pieter AP (Direktur Kerjasama Internasional Kementerian Pertahanan RI)
– Dino Patti Djalal (Wakil Menteri Luar Negeri RI 2014)

Seminar Asean Economic Community PNMHII XXVI (Selasa, 18 November 2014 di Bale Santika Unpad, Jatinangor, pkl. 08.00 WIB)
Pembicara:
– Budiono, SE., M.A, Ph.D. (Dosen FEB Unpad)
– I Gusti Agung Wesaka Puja (Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN)
– Abdul Hamid Batubara (Direktur Utama Chevron Indonesia)

Seminar ASEAN Sosio-Cultural Community PNMHII XXVI (Rabu, 19 November 2014 di Bale Santika Unpad, Jatinangor, pkl. 08.00 WIB)
Pembicara:
– Gilang Nur Alam S.IP.,M. Sc. (Dosen HI Unpad)
– Rahmat Pramono (Duta Besar RI untuk ASEAN)
– Geoge Lantu (Direktur Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI)

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Adinda (087887171755)