Seminar dan Diskusi “Radikalisme dan Konservatisme”

Pada hari Senin tanggal 22 Juli 2019 diselenggarakan kegiatan Seminar dan Diskusi dengan tema “ Radikalisme dan Konservatisme” yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Internasional, Gender dan Kurtural. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Bapak Prof. Sumanto Al-Qurtuby. Prof Sumanto Al-Qurtuby adalah seorang profesor di bidang antropologi yang menjadi dosen dan kepala peneliti ilmu-ilmu sosial dan humaniora di King Fahd University Of Petroleum And Minerals Arab Saudi. Prof. Sumanto merupakan dosen yang aktif menulis tentang perkembangan dunia islam di dunia dan di Indonesia melalui Media Sosial, beliaupun aktif menulis buku tentang Islam, terhitung sudah 25 buku yang ditulis Prof Sumanto, yang hasil penjualan buku tersebut beliau donasikan bagi masyarakat yang tidak mampu.

 

Seminar dan diskusi tersebut diadakan di Bale Rumawat kampus Universitas Padjadjaran Bandung Jalan Dipati Ukur No. 35. Bertindak sebagai moderator Dr. Akim., sebagai Kepala Pusat Studi Internasional, Gender dan Kurtural. Acara tersebut dihadiri sebanyak 40 orang peserta dari kalangan dosen, mahasiswa dan juga umum.

 

Prof Sumanto menjelaskan mengenai radikalisme dan konservatisme yang pengertiannya sudah mulai mengalami deviasi, radikalisme sendiri berasal dari kata radick atau akar, yang berarti sesuatu hal yang dikaji secara mendetail langsung ke ke dasar pemikirannya. Radikalisme tidak selalu harus di identikan dengan kekerasan. Karena radikal sendiri suatu ideologi (ide atau gagasan) dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sebuah sistem sosial ataupun politik.

Di akhir acara diadakan diskusi bersama peserta seminar, terjadi diskusi yang menarik, dimana banyak peserta mengajukan pernyataan terkait dengan radikalisme dan perkembangan teologi zaman sekarang terutama yang terjadi di Arab Saudi maupun Indonesia. Banyak peserta yang tidak mendapatkan kesempatan bertanya karena waktunya yang terbatas. Setelah sesi berakhir banyak peserta yang bertanya secara langsung kepada prof. Sumanto dan bahkan beberapa berfoto bersama dengan Prof. Sumanto.

 

Laporan oleh: ImamS/Humas FISIP Unpad