Delegasi dari FISIP di konferensi internasional “3rd International Conference on Social Science, Humanities and Education”

Press Release

Pada tanggal 13-14 Maret 2017, Delegasi dari FISIP Universitas Padjadjaran Stanijuanita Marantika (HI Unpad 2011), Zein Nidaulhaq Firdaus (HI Unpad 2012), Izza Firdausi (HI Unpad 2012), dan Rifqah Sajidah (HI Unpad 2015) mengikuti konferensi internasional dengan nama “3rd International Conference on Social Science, Humanities and Education” yang diselenggarakan oleh Higher Education And Innovative Group, bertempat di Holiday Inn Downtown Dubai, UAE.

Delegasi dari FISIP membutuhkan persiapan untuk mengikuti konferensi ini kurang lebih selama 6 bulan, baik dimulai dari membuat abstrak, mendaftar, dan membuat full paper. Sebelumnya ada banyak konferensi yang di-apply namun akhirnya tidak dipilih karena berbagai alasan, seperti tidak semua paper yang dikirim diterima, biaya registrasi yang sangat mahal tidak ada potongan harga khusus untuk mahasiswa, ada pula karena konferensinya belum memiliki nama yang baik, dan konferensi terakhir dibatalkan karena kondisi persiapan delegasi yang belum matang.

Atas izin Allah swt, akhirnya para Delegasi FISIP pun dapat mengikuti konferensi 3rd ICSSHE ini. Konferensi ini resmi dimulai sejak tanggal 13 Maret 2017 di sore hari, dan presentasi setiap paper dimulai di tanggal 14 Maret 2017 pukul 09.00 pagi waktu setempat. Acara ini dibuka oleh Prof. Dr. Parvinder S. Sandhu, lalu dilanjutkan oleh Keynote Speaker pertama, yaitu Assoc. Prof. Vincenzo Naddeo dengan topik “Environmental Odour Impacts from Factory Located in Sensitive Urbanized Area”. Konferensi ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Nigeria, India, Malaysia, Thailand, China, UEA dan lain-lain.

Selama para Delegasi FISIP menunggu giliran untuk presentasi, waktu tersebut dimanfaatkan untuk latihan di luar ruangan. Sesudah latihan para Delegasi FISIP pun menonton setiap presentan di setiap sesi yang ada. Setiap sesi terdapat satu pemenang ‘Best Paper Presentation’. Hingga tiba waktunya para Delegasi FISIP ini presentasi di sesi ke 6 yaitu sekitar pukul 4 sore. Diantara Delegasi FISIP ini yang maju pertama untuk presentasi adalah Zein Nidaulhaq Firdaus (HI Unpad 2012) dengan judul paper ‘International Business of Indonesian Digital Entrepreneurs with Local Context in Their Products’, selanjutnya Izza Firdausi (HI Unpad 2012) dengan judul paper ‘Lombok: Halal Tourism as a New Indonesia Tourism Strategy’, kemudian maju Stanijuanita Marantika (HI Unpad 2011) dengan membawa judul paper ‘The Analysis of Indonesia Cultural Diplomacy Through  Angklung In Strengthening National Identity’, terakhir Rifqah Sajidah (HI Unpad 2015) mempresentasikan paper yang berjudul ‘Little Bandung as Public Diplomacy of Indonesia’.

 

Setelah semua presentan pada sesi ini selesai mempresentasikan papernya masing-masing, chair session menutup sesi dengan mempresentasikan pula paper yang dibuatnya dan juga memberikan pengetahuan bagaimana membuat paper yang lebih baik dan benar, dari segi struktur, kelengkapan konten, dan juga kesesuaiannya. Di penghujung sesi, chair pun mengumumkan penghargaan terkait ‘Best Paper Presentation’, dan perhargaan itu diberikan kepada paper berjudul ‘Little Bandung as Public Diplomacy of Indonesia’ dengan presentan Rifqah Sajidah, sebagai salah satu perwakilan dari Delegasi FISIP di Dubai International Conferences, 13-14 Maret 2017. Segenap rasa syukur dan bangga tercurahkan untuk para Delegasi FISIP yang bisa mendapatkan penghargaan di Kancah Internasional, terlebih pada sesi ini hanya para Delegasi FISIP Univeristas Padjadjaran yang masih berstatus mahasiswa S1 diantara presentan-presentan lainnya.