Workshop Alternatif Pembiayaan Program Kerja Kemahasiswaan

Pada hari Jumat 24 Februari 2017 yang lalu, Bagian Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menyelenggarakan Workshop Alternatif Pembiayaan Program Kerja Mahasiswa. Acara ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mengenal berbagai cara dan peluang pendanaan, selain pendanaan internal dari Universitas Padjadjaran.

Hadir dalam acara tersebut adalah perwakilan dari berbagai pengurus organisasi kemahasiswaan, baik dari Hima, Bem maupun Lembaga Kemahasiswaan lainnya. Tidak hanya dihadiri oleh ‘tuan rumah’ mahasiswa Fisip, workshop ini juga dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai Fakultas di Universitas Padjadjaran.

Adapun para pengisi acaranya adalah sebagai berikut

  1. Dr. R. Achmad Buchari, S.Ip. M.Si yang berbicara tentang networking dan sponshorship
  2. Maulana Irfan, S.Sos, M.I.Kom yang berbicara tentang kekuatan sosial media serta crowdfunding
  3. Wanodyo Sulistyani S.H., M.H., LLM yang berbicara tentang networking dan sponsorship

Acara diinisiasi sekaligus dimoderatori oleh Manajer Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Sepanjang sesi berlangsung, dipaparkan berbagai trik, dan strategi yang mampu menghasilkan pendanaan bagi pembiayaan program-program kemahasiswaan.

Maulana Irfan sebagai salah satu narasumber, mengenalkan konsep crowd funding kepada mahasiwa. Prinsip dari crowd funding, adalah bagaimana mahasiswa dapat mengemas dan memasarkan rencana program kerjanya kepada khalayak ramai, sehingga kemudian crowd atau netizen tertarik untuk membiayai rencana aktivitas tersebut.

Pada kesempatan selanjutnya Ibu Wanodyo selalu Manajer Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum juga membeberkan berbagai tips kreatif bagaimana mahasiswa dapat mendulang dukungan bagi pembiayaan programnya. Salah satunya adalah dengan mengundang pembicara kelas nasional untuk program kuliah umum, sampai membuat silaturahim dengan alumni-alumni sukses. Ibu Wanodyo juga secara singkat menceritakan tentang kesuksesan acara Kampung Jazz yang sangat fenomenal tersebut.

Selanjutnya mantan Manajer Akademik dan Kemahasiswaan Fisip, Bapak Achmad Buchari juga menghimbau agar mahasiswa selalu menjaga hubungan baik dengan pihak sponsor dan juga alumni. Selain itu diingatkan juga agar mahasiswa selalu memberikan laporan kegiatan kepada pihak-pihak yang telah membantu.

Pada sesi kedua, seluruh peserta berdiskusi berkelompok untuk mengeluarkan seluruh ide-ide terbaiknya, terkait alternatif pendanaan program kerja kemahasiswaan. Para nara sumber pun bergabung dan terlibat berdiskusi dengan mahasiswa. Pada akhir sesi, beberapa perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusinya kepada peserta yang lain.