Kuliah Umum “Kesiapan Generasi Muda dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”

Pada hari Rabu 1 Maret 2016, bertempat di Ruang Seminar Gedung B lt 3,  FISIP Unpad mengadakan Kuliah Umum yang bertema Kesiapan Generasi Muda dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)  dengan Keynote Speaker Dede Yusuf Macan Effendi, M.Ipol (Ketua Komisi IX DPR RI). Bapak Dede Yusuf Macan Effendy diterima langsung dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bapak Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, M.T., M.Si.

Acara ini diadakan oleh Program Studi Administrasi Publik, selain  Dede Yusuf Macan Effendi, M.Ipol acara ini juga dihadiri oleh dosen-dosen Administrasi Publik FISIP Unpad yang diantaranya juga sebagai pemateri Bapak Dr. Slamet Usman Ismanto, dan bapak Dedi Sukarno, S.IP., M.Si. sebagai Moderator dan juga dihadiri Ketua Program Studi Administrasi Publik bapak Dr. Drs. Entang Adhymuhtar, MS. Dan juga Sekretaris Program Studi bapak Dr. Ramadhan Pancasilawan, S.Sos., M.Si.

Bapak Dede Yusuf memberikan materi mengernai Kesiapan Generasi Muda dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), beliau, mengatakan “60% angkatan kerja di Indonesia berpendidikan SMP ke bawah, maka yang diperlukan adalah pendidikan vokasi, saya punya gagasan, ini menjadi lebih penting daripada pendidikan kognitif disekolah, merupakan pendidikan khusus yang terspesialisasi meliputi berbagi jenis pekerjaan dengan merujuk pada jenis pekerjaan tertente, misalnya: dia lulusan SD tapi dia bisa dan sanggup memasak makanan yang enak, itu yang dinamakan Kompetensi, jadi tidak dinilai dari grade sekolahnya, dia mempunyai softskill dan bisa diterima di Restoran dan sebagainya. Pekerja Indonesia harus mempunyai sertifikasi Kompetensi, ini adalah membuat standar minimum kualitas yang tidak hanya memenuhi kualifikasi standar nasional melainkan juga internasional. Kita sebentar lagi berhadapan dengan MEA sertifikasi ini sangat penting kita tidak bersaing dengan hanya orang sesame orang Indonesia, tetapi juga bersaing dengan orang Thailand, orang Filipina, orang Malaysia yang boleh mengambil kerjaan kita semua dan bersaing. Untuk menjadi generasi C yang hebat perlu adanya rangsangan Ekonomi Kreatif yang memilik potensi besar dalam pasar bebas MEA dan persaingan global karena menciptakan produk baru inovatif dan berkualitas. Generasi yang kita punya harus menjadi Inisiator, Dinamisator, Inspirator.”

Sedangkan bapak Dr. Slamet Usman Ismanto mengatakan “Dunia sudah berubah, menjadi dunia kreatif dan dunia digital seluruhnya menggunakan itu, sebetulnya orang apakah orang bekerja semua menggunakan fisik sebetulnya tidak juga, karena ada perbedaan antara orang bekerja keras dengan orang bekerja cerdas, tapi hasilnya jelas jika bekerja cerdas penghasilannya bisa jadi lebih besar, ada point penting yang ingin saya jelaskan dalam proses pendidikan jadi kalau hari ini orang masih berpikir tentang kompetisi di dunia yang lain sudah berpikir tentang kolaborasi jadi bukan lagi kita menganggap seluruhnya adalah pesaing dan lawan kita bisa tidak dia kita ambil untuk menjadi kekuatan baru.”

Diakhir acara dibuka sesi Tanya jawab dengan pemateri, peserta kuliah umum tampak antusias dalam mengikuti sesi tersebut, dan banyak mengajukan pertanyaan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Moderator bapak Dedi Sukarno menyimpulkan beberapa hal: Kita harus siap menghadapi pasar bebas MEA untuk berkompetisi dengan 600 juta jiwa diseluruh Asia Tenggara. Karena Kompetitor semakin tinggi dibutuhkan: Kompetensi, Another Skill, SoftSkill, Etos kerja Mulai dari sekarang, jangan berpikir sempit dan mencari tantangan, dan terakhir Sertifikasi tingkat Nasional dan Internasional.

Acara ditutup dengan pemberian buku dari bapak Dede Yusuf Macan Effendi, M.Ipol, untuk mahasiswa dan pemberian cendera mata dari FISIP Unpad yang diberikan langsung oleh Dekan FISIP Unpad Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, M.T., M.Si. dan diakhiri dengan foto bersama

 

(Hery W dan Imam S/Humas FISIP Unpad)

https://goo.gl/photos/i5mwbRVHEScTdSCh6