Rapat Program Kerja Kemahasiswaan FISIP Dago

Pada hari Jumat, tanggal 10 Februari 2017, dilakukan rapat koordinasi program kerja kemahasiswaan di Kampus Fisip Dago. Pembahasan dilakukan dengan mengundang perwakilan Badan Eksekutif Mahasiwa Dago, Hima Administrasi Pemerintahan dan Hima Administrasi Publik, serta Badan Perwakilan Mahasiswa. Acara ini dilakukan terkait dengan serangkaian draft kebijakan Perencanaan dan Keuangan Universitas, sehingga unit-unit yang dibawahnya perlu menyesuaikan diri.
Adapun isu/kajian yang disampaikan adalah sebagai berikut;
1. Kegiatan kemahasiswaan yang dianggap baik saat ini adalah kegiatan yang bersimbiosis mutualisme dalam membangun prestasi akademik, menunjang kompetensi lulusan, mempercepat penerimaan lulusan di tempat kerja, meningkatkan angka IPK, meningkatkan medali PKM Nasional, meningkatkan jumlah mahasiswa yang berwirausaha, serta membangun softskill yang terukur dengan sejalan dengan kompetensi berbasis kurikulum prodi.
2. Tidak ada slot untuk bantuan kemahasiswaan, yang ada adalah Pendanaan Program Kerja Kemahasiswaan. Catatan; Perlu diperhatikan bagi Prodi yang sering mengirimkan mahasiswanya untuk konferensi/kompetisi ke luar kota/luar negeri – Perlu untuk membuat perencaan yang matang.
3. Terhadap Program Kerja Kemahasiswaan, juga berlaku kategorisasi P1 dan P2, sehingga mahasiswa benar-benar dituntut untuk menghasilkan beragam program kerja yang berpotensi membangun IKK prodi atau fakultas.
4. Ajuan kegiatan kemahasiswaan selama satu tahun (BEM, HIMA, KKM, BPM), harus sudah masuk sebelum tanggal 20 Januari 2017 dalam format baru (tanggal tentative dari Dirdikema)
5. Ajuan Pendanaan Program Kerja Kemahasiswaan akan diunggah melalui SIAT KEMAHASISWAAN. Tata cara pengunggahan, direncanakan akan disosialisasikan kepada mahasiswa dalam minggu ini. Sehingga nanti, masing-masing ketua Ormawa akan diwajibkan mengunggah sendiri.
6. Seluruh rencana program kerja selama tahun 2017 (diusahakan sebelum bulan Desember), harus segera diunggah melalui SIAT KEMAHASISWAAN. Rancangan Program Kerja HIMA (sebelum diunggah ke SIAT KEMAHASISWAAN), perlu mendapat persetujuan dulu dari PimProdi, khususnya untuk memastikan sejauh mana program HIMA berkolerasi dengan upaya pencapaian IKK Prodi.
7. Pendanaan dari Universitas, akan diberikan dalam bentuk Barang dan Jasa, sehingga jika tidak ada keperluan mendesak, kecil kemungkinan mahasiswa akan mendapatkan bantuan dalam bentuk uang cash. Namun demikian, sistem ini akan meningkatkan azaz anggaran tepat guna, dan mereduksi kewajiban mahasiswa membuat laporan keuangan.
Melalui beragam kebijakan tersebut, maka mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan manajerial yang semakin unggul, pola pikir yang semakin efektif dan efisien, serta kemampuan membuat perencanaan yang matang.
Melalui kebijakan baru tersebut, diharapkan tercipta lulusan UNPAD yang memiliki kapasitas pengelolaan kegiatan yang baik, mempunyai integritas kejujuran yang tinggi, serta kapabilitas yang tinggi dalam merancang kegiatan yang menunjang target utama Universitas, yang termaktub dalam Indikator Kinerja Kunci.

(HeryW dan ImamS/Humas FISIP Unpad)