Unpad dan Flinders University Australia Jajaki Program Dual Degree Sarjana Hingga Doktor

Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Prof. Nancy Cromar, Deputy Vice Chancellor (International) Flinders University, Australia, Kamis (30/04) di Ruang Rektor Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor. Penandatanganan MoU tersebut terkait kolaborasi bidang akademik dan penelitian antara Unpad dengan Flinders University.

Perwakilan Unpad dan Flinders University Australia berfoto bersama usai penandatanganan MoU di Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis (30/04). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Ida Widianingsih, S.IP., M.A., Person in Charge Unpad untuk Flinders University mengungkapkan, penandatanganan MoU ini merupakan lanjutan dari kerja sama yang telah dilakukan sejak 2006 tersebut. Berbagai program kerja sama telah dilaksanakan, salah satunya yaitu program guest lecture di FISIP Unpad.

“Ada juga program yang diinisiasi dengan Pemerintah Jawa Barat. Dekan dari sana telah melakukan workshop mengenai metode peneltiian dibantu oleh beberapa dosen dari FISIP dan FEB Unpad,” ujar Ida saat ditemui usai penandatanganan.

Adapun kerja sama ke depan yang akan dilakukan adalah pembukaan Dual Degree Program untuk Sarjana, Magister, dan Doktor di Departemen Administrasi Publik FISIP Unpad. Beberapa mahasiswa Flinders University pun akan melakukan field trip ke Unpad dengan membawa topik terkait disabilitas.

“Nanti juga akan ada dosen Flinders University yang akan melakukan riset di FISIP selama 4 minggu. Riset tersebut telah dikerjasamakan dengan Departemen Kesejahteraan Sosial,” ujar Dosen program studi Administrasi Negara FISIP Unpad tersebut.

Kerja sama ini juga akan melibatkan dua pemerintahan, yakni Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Australia Selatan sehingga, kerja sama ini bukan hanya antara dua universitas saja, melainkan mencakup dua pemerintahan di dua negara. Ida menargetkan secepatnya akan dilakukan penandatanganan MoU antara Pemrov Jabar dengan Negara Bagian Australia Selatan.

Dalam acara tersebut, Rektor Unpad juga menekankan kerja sama ini untuk memberikan manfaat lebih banyak untuk Jawa Barat, khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan. Hal ini juga terkait adanya program “Jembatan” program penghubung Indonesia-Australia yang digagas Flinders University.

Melalui program tersebut, Unpad akan membangun “Bumi Padjadjaran” di Flinders University. Nantinya, Bumi Padjadjaran tersebut akan menjadi sentral Unpad di Flinders University. Rencana tersebut telah didukung penuh, termasuk Menteri Sekretaris Negara, Prof. Pratikno, yang juga sebagai alumni dari Flinders University.

“Rencana ini tidak akan ditunda dan akan segera dimasukkan ke dalam program kerja Unpad,” kata Ida.

Selain Prof. Nancy, delegasi Flinders University yang ikut hadir adalah Matt Taverner, Director Partnership and Student Services, dan Dr. Priyambudi Sulistyanto, perwakilan Indonesia untuk Fiinders University. Sementara dari pihak Unpad hadir Wakil Dekan I FISIP Unpad, Mudiyati Rahmatunnisa, PhD., Kepala UPT Kerja Sama Unpad, Anne Nurbaity, PhD., serta akademisi dari FISIP Unpad.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh